Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produk 'Jalanan' Jakarta Itu Akhirnya Mendunia Juga

📅 Senin, 09 Okt 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Produk 'Jalanan' Jakarta Itu Akhirnya Mendunia Juga Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mencoba membuat kerak telor di salah satu UMKM, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Orang yang biasa ke Pekan Raya Jakarta (PRJ) tentunya pernah mendengar produk Kerak Telor. Makanan yang diklaim khas Jakarta ini biasa dijajakan di pinggir jalan, kalau tidak mau membayar untuk jualan di dalam area PRJ. Namun, kini bersama Bir Pletok, makanan tersebut hadir di salah satu kota termewah dunia, Paris, Prancis.

Adalah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparegraf) DKI Jakarta menghadirkan Kerak Telor dan Bir Pletok di Paris, Prancis, untuk pertama kalinya dalam sejarah. "Indonesia menyimpan banyak resep lainnya yang perlu dicicipi dan dipelajari," ungkap Duta Besar RI di Paris, Mohamad Oemar, dalam keterangannya Sabtu.

Dia mengungkapkan, s?????ebagian besar bumbu dasar masakan Indonesia sudah diekspor ke seluruh dunia sehingga para calon ahli masakan (chef) ternama dunia bisa ikut mempromosikan cita rasa makanan khas Indonesia di restoran masing-masing kelak. Acara bertajuk "Culinary Voyage to the Archipelago of Indonesia" tersebut diadakan di Sekolah Gastronomi Le Cordon Bleu, Paris.

Acara itu sebagai penutup "Festival Nusantara" yang berlangsung 29 September hingga 5 Oktober 2023. "Kegiatan tersebut ditujukan untuk terus meningkatkan visibilitas Indonesia di Prancis. Harapnnya, lebih lanjut dapat menembus pasar dunia setelah tampil di Prancis," kata Oemar.

Dalam acara tersebut, puluhan mahasiswa Cordon Bleu memenuhi ruangan demo masak kerak telor dan sangat antusias belajar mengenai aneka bumbu khas Tanah Air yang telah membuka jalur eksplorasi ke kepulauan nusantara pada akhir abad pertengahan (spice route). "Para calon chef dunia itu juga sangat tertarik dengan penggunaan arang/kayu bakar dalam proses pembuatan kerak telor dengan cara tradisional yang dapat memberikan aroma istimewa," kata Oemar.

CEO Le Cordon Bleu International, André Cointreau menyebutkan para lulusan ilmu gastronomi di Cordon Bleu yang berasal dari Indonesia banyak sukses dalam meningkatkan mutu sajian. "Saat ini terdapat sedikitnya 30 mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Le Cordon Bleu Paris," katanya.

Saat ini, dia sedang melirik peluang bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan sekolah gastronomi di Indonesia. Rangkaian "Festival Nusantara" tersebut diawali dengan promosi perdagangan dalam pameran koleksi "Spring/Summer 2024" pada agenda resmi "Paris Fashion Week."

Beberapa jenama atau merek asal Indonesia ikut ditampilkan koleksinya di L'Adresse Showroom selama sepekan kepada calon pembeli dari seluruh penjuru dunia yang hadir. Di bidang investasi, KBRI Paris bekerjasama dengan asosiasi pengusaha Prancis, Medef Internasional, telah menyelenggarakan "Forum Bisnis Indonesia-Prancis" tanggal 4 Oktober 2023 untuk mempromosikan peluang investasi di Indonesia. Hal ini khususnya dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.