Presiden Suriah Kunjungi AS
📅 Senin, 10 Nov 2025, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Bing Guan
WASHINGTON DC - Presiden Suriah, Ahmed al-Sharaa, pada Sabtu (8/11) tiba di Amerika Serikat (AS) untuk kunjungan resmi penting, kantor berita negaranya melaporkan, sehari setelah Washington DC menghapusnya dari daftar hitam terorisme.
Sharaa, yang pasukan pemberontaknya menggulingkan penguasa lama Bashar al-Assad akhir tahun lalu, dijadwalkan bertemu Presiden AS, Donald Trump, di Gedung Putih pada Senin (10/11).
Menurut para analis, ini adalah kunjungan pertama seorang presiden Suriah sejak negara itu merdeka pada tahun 1946.
Pemimpin sementara Suriah itu bertemu Trump untuk pertama kalinya di Riyadh selama tur regional presiden AS pada bulan Mei lalu.
Utusan Washington DC untuk Suriah, Tom Barrack, mengatakan awal bulan ini bahwa Sharaa diharapkan akan menandatangani perjanjian untuk bergabung dengan aliansi internasional pimpinan AS melawan kelompok ISIS.
Sebaiknya Anda baca juga:
“AS sendiri berencana mendirikan pangkalan militer di dekat Damaskus untuk mengkoordinasikan bantuan kemanusiaan dan mengamati perkembangan antara Suriah dan Israel," kata sumber diplomatik di Suriah kepada AFP.
Keputusan Kementerian Luar Negeri AS pada Jumat (7/11) untuk menghapus Sharaa dari daftar hitam sudah diduga secara luas. Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Tommy Pigott, mengatakan pemerintah Sharaa telah memenuhi tuntutan AS termasuk berupaya menemukan warga Amerika yang hilang dan memusnahkan senjata kimia yang tersisa.
"Tindakan ini diambil sebagai pengakuan atas kemajuan yang ditunjukkan oleh kepemimpinan Suriah setelah lengsernya Bashar al-Assad dan lebih dari 50 tahun penindasan di bawah rezim Assad," kata Pigott.
Sebaiknya Anda baca juga:
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa pencabutan daftar tersebut akan mendorong keamanan dan stabilitas regional serta proses politik yang inklusif, dipimpin dan dimiliki oleh Suriah.
Pada Sabtu, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengumumkan bahwa mereka telah melakukan 61 penggerebekan dan melakukan 71 penangkapan dalam kampanye proaktif untuk menetralisir ancaman ISIS, menurut kantor berita resmi SANA.
Dikatakannya, serangan itu menyasar lokasi tempat sel-sel tidur ISIS berada, termasuk Aleppo, Idlib, Hama, Homs, Deir ez-Zor, Raqqa dan Damaskus.
Setelah kedatangannya, Sharaa bertemu dengan perwakilan organisasi Suriah di Washington DC, menurut media resmi negaranya.
Momen Bersejarah
Perjalanan Sharaa ke Washington DC dilakukan setelah kunjungan bersejarahnya ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada September yang merupakan kunjungan pertamanya ke tanah AS, di mana ia menjadi presiden Suriah pertama dalam beberapa dekade yang berpidato di hadapan Majelis Umum PBB di New York.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!