Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren dengan Teknologi Ini Dapat Mencegah Badak Sumatera Punah

📅 Sabtu, 07 Des 2024, 23:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren dengan Teknologi Ini Dapat Mencegah Badak Sumatera Punah Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Salah satu badak Sumatera bernama Indra yang ada di Suaka Rhino Sumatera. Lampung Timur, Sabtu (7/12/2024).

Lampung Timur - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan bahwa teknologi reproduksi berbantu atau assisted reproductive technology (ART) dapat mencegah badak Sumatera punah.

"Ekosistem badak Sumatera ini memang terganggu, oleh karena itu tanggung jawab kami terutama di konservasi menjaga hutan dengan lebih baik agar tidak punah," ujar Raja Juli Antoni di Lampung Timur, Sabtu.

Ia mengatakan, dengan bekerja sama dengan Yayasan Badak Indonesia, dan para peneliti, pemerintah berupaya untuk terus menambah populasi badak Sumatera dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

"ART ini melibatkan peneliti dan dokter hewan untuk mempelajari genetik, DNA badak, prilaku dan masa suburnya. Sehingga perkembangbiakan dibantu dengan teknologi," katanya.

Dia menjelaskan dengan adanya teknologi reproduksi berbantu tersebut dapat mempercepat perkembangbiakan badak Sumatera dan mencegahnya punah.

"Diharapkan dengan ini perkembangbiakan badak Sumatera bisa lebih dipercepat di kemudian hari," ucap dia.

Tanggapan tambahan dikatakan oleh Direktur Eksekutif Yayasan Badak Indonesia Jansen Manansang.

"Kami sudah mengembangbiakkan dengan menggunakan ART dan juga biobank, untuk melindungi serta menjamin populasi badak Sumatera," kata Jansen Manansang.

Ia menjelaskan, proses teknologi reproduksi berbantu yaitu dengan pengambilan sel telur terhadap salah satu badak betina, dan pembekuan sperma badak jantan.

"Dalam mengembangbiakkan ini kami tengah mencari badak jantan baru, agar ada populasi baru. Sehingga keturunan bisa sehat karena populasi semakin sedikit tentu butuh variasi genetik dan tidak boleh kawin bersaudara karena akan kesulitan bertahan dari penyakit," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.