Bhabinkamtibmas Disiagakan Polres Semarang untuk Jaga Rumah Kosong saat Mudik
📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 07:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
SEMARANG – Kepolisian Resor (Polres) Semarang menyiagakan seluruh bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas) untuk menjaga keamanan rumah yang kosong ditinggalkan pemudik.
"Untuk masyarakat yang meninggalkan rumah, kami menyiagakan semua seluruh bhabin yang ada di Kabupaten Semarang," kata Wakapolres Semarang Kompol Erwin Chan Siregar, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (13/3).
Hal tersebut disampaikan di sela peresmian Posko Mudik Lebaran 1447 Hijriyah BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran KM 429 Semarang.
Bhabinkamtibmas, kata dia, akan berkoordinasi dengan kepala desa dan juga masyarakat yang ada sampai di ujung-ujung desa di Kabupaten Semarang.
Ia mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk melaporkan kepada perangkat desa atau pengurus RT yang nantinya akan dimonitor oleh bhabinkamtibmas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ketika ada yang meninggalkan rumah untuk melaporkan kepada perangkat (wilayah, red.) dan dimonitor oleh bhabin," katanya.
Selain itu, kata dia, Polres Semarang melalui Satgas Preventif juga akan melaksanakan patroli ke wilayah perumahan dan permukiman yang ada di wilayah Kabupaten Semarang.
"Sehingga bukan hanya jalur yang ada di arus utama saja, di arteri saja yang kami amankan, tapi keamanan warga Kabupaten Semarang sampai dengan di perumahan-perumahan juga," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Operasi Ketupat Candi 2026, Polres Semarang menerjunkan 510 personel yang akan bertugas untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus mudik-balik Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah melaksanakan gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 dan menyiagakan sebanyak 22.680 personel di wilayah tersebut.
Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Latif Usman mengatakan bahwa kehadiran Polri sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan, perlindungan, serta menjamin rasa aman bagi masyarakat.
"Oleh karena itu mobilitas di titik-titik strategis seperti pelabuhan, bandara, terminal dan pusat keramaian menjadi prioritas pengamanan," katanya.
Operasi Ketupat Candi rencananya akan digelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!