Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Minta Keterangan Ahli Toksikologi Ungkap Kematian Wanita Hamil

📅 Selasa, 23 Apr 2024, 16:05 WIB | Oleh:
Polisi Minta Keterangan Ahli Toksikologi Ungkap Kematian Wanita Hamil Doc: ANTARA/HO-Polres jakut
Ket. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan (depan) bersama Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom saat jumpa pers kasus pembunuhan wanita hamil di Kelapa Gading.

Jakarta -- Polres Metro Jakarta Utara akan meminta keterangan ahli toksikologi dan ahli lainnya untuk mengungkap peristiwa kematian wanita hamil di Jalan Boulevard Raya Kelapa Gading pada Sabtu (20/4).

"Motif pembunuhan akan detail didapatkan, setelah adanya sejumlah pemeriksaan yang melibatkan sejumlah ahli termasuk ahli toksikologi," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Gidion Arif Setyawan saat jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Ilmu toksikologi adalah bidang ilmu yang mempelajari efek bahaya yang dapat ditimbulkan oleh bahan kimia atau zat pada manusia, hewan dan lingkungan.

Toksikologi merupakan bidang multi disiplin yang menggabungkan pengetahuan dari berbagai ilmu mulai dari biologi, kimia, farmakologi dan kedokteran yang bertujuan untuk memahami dampak buruk zat kimia pada organisme hidup.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap air seni, korban memang positif hamil sekitar empat bulan dan memang tidak ada luka terbuka di tubuh korban setelah peristiwa naas tersebut.

"Artinya luka dari dalam, bisa karena pendarahan dan kemudian setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ada upaya untuk menggugurkan janinnya," kata dia.

Menurut dia, upaya menggugurkan kandungan dilakukan secara tidak profesional dan tidak mengikuti standar kesehatan sehingga mengalami pendarahan.

Kemudian saat terjadi pendarahan, korban tidak mendapatkan pertolongan secara cepat. Namun tersangka justru mengambil telepon genggam milik korbandan meninggalkannyake Lampung.

"Saat ditinggalkan korban mengalami pendarahan sehingga mengakibatkan kematian terhadap korban," kata dia.

Ia juga menyatakan, penyidik terus berupaya melakukan pengumpulan bukti "scientific investigasi " secara digital forensik karena saksi yang berada di lokasi sangat minim karena kedua orang ini baru berada di tempat tersebut.

Ia mengaku cukup prihatin dan mengucapkan bela sungkawa kepada korban dan keluarga korban.

Pengungkapan kasus ini pun, tambahnya,berawal dari penemuan jasad korban yang bersimbah darah saat ditemukan di tempat kejadian perkara pada Sabtu (20/4) pagi pukul 08.40 WIB.

"Kami akhirnya menangkap pelaku berinisial A (27 ) pada Sabtu malam pukul 20.00 WIB dan itu kurang dari 24 jam pelaku ditangkap saat melarikan diri ke Lampung," kata dia.

Sebelumnya, polisi menyebut,wanita hamil berinisial RN (34) yang tewas bersimbah darah di Jalan Boulevard Raya Kelapa Gading pada Sabtu (20/4) itu akibat pendarahan pada korban karena tidak mendapatkan pertolongan dari pelaku A (27).

"Korban ini mengalami pendarahan yang mengakibatkan kematian," kata Kombes Pol Gidion.

Ia mengatakan pendarahan ini akibat dari usaha untuk menggugurkan kandungan korban RN.

Menurut dia upaya ini sudah dilakukan sejak dari Lampung bersama pelaku berinisial A (27) hingga sampai di Jakarta Utara.

"Jadi, upaya menggugurkan itu sejak di Lampung kemudian pendarahan terjadi hingga tempat ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.