Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda Kaltara Terjunkan Tim Bantu Warga Terdampak Gempa Tarakan

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 08:05 WIB | Oleh:
Polda Kaltara Terjunkan Tim Bantu Warga Terdampak Gempa Tarakan Doc: antara foto
Ket. Kepanikan akibat gempa bumi di Kaltara.

TARAKAN - Polda Kalimantan Utara (Kaltara) dan Polres Tarakan menerjunkan tim khusus untuk membantu dan menjaga keamanan masyarakat yang terdampak gempa bumi susulan bermagnitudo 4,4 di Tarakan pada Sabtu (8/11).

Dansat Brimob Polda Kaltara Kombes Pol. Sarly Sollu, mengatakan pihaknya telah mendirikan dua pos darurat di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) dan di Kelurahan Mamburungan, kawasan perbukitan yang rawan longsor.

“Begitu gempa terjadi, tim tanggap bencana Sat Brimob Polda Kaltara langsung mengevakuasi pasien dari RSUKT ke posko darurat, serta melaksanakan patroli di wilayah Mamburungan untuk memastikan keselamatan warga,” kata Kombes Pol. Sarly Sollu, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.

Untuk operasi tanggap bencana, Kombes Pol. Sarly mengungkapkan bahwa pihaknya menurunkan dua tim tanggap bencana serta menyiagakan satuan di Mako Brimob Tarakan untuk mendukung evakuasi.

Sat Brimob Polda Kaltara juga menurunkan tim medis tanggap bencana untuk memberi bantuan kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Mamburungan, kata dia. Pemeriksaan medis yang tersedia di sana difokuskan bagi lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

“Selain memberikan evakuasi dan perlindungan, kami juga memastikan pelayanan kesehatan darurat tetap berjalan. Tim medis kami turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi masyarakat yang terdampak,” ucap Kombes Pol. Sarly.

Lebih lanjut, Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik menyampaikan bahwa pihaknya, bersama Polda Kaltara, terus berkoordinasi dengan Pemkot Tarakan dan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pasca-gempa.

“Personel Polri membantu tenaga medis mengevakuasi pasien rawat inap, mendirikan tenda evakuasi di sekitar rumah sakit, serta melakukan patroli dan pendataan warga terdampak,” tutur AKBP Erwin.

Polres Tarakan juga menyelenggarakan patroli, yang difokuskan pada area pasar, kawasan padat penduduk, dan fasilitas umum, untuk memastikan tidak terjadi gangguan kamtibmas pasca-gempa dan menjaga situasi tetap kondusif, ucap dia.

Kapolres Tarakan mengimbau supaya masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang, serta segera melapor apabila ada potensi bahaya atau kerusakan bangunan.

Disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Juwata BMKG Tarakan Muhammad Sulam Khilmi. gempa susulan bermagnitudo 4,4 yang mengguncang Tarakan pukul 16:56 WITA tidak berpotensi tsunami.

Gempa bumi ini merupakan gempa susulan ke-8 dari gempa utama bermagnitudo 4,8 yang mengguncang Tarakan, Kalimantan Utara, pada Rabu (5/11) pukul 18:37 WITA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.