Pogacar Bidik Juara Tour de France Kelima, Namun Paris–Roubaix dan Milan–San Remo Jadi Prioritas di Tahun 2026
📅 Minggu, 14 Des 2025, 07:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BENIDORM, SPANYOL — Bintang balap sepeda dunia Tadej Pogacar menegaskan ambisinya mengejar gelar kelima Tour de France pada 2026. Namun, pembalap Team UAE Emirates itu mengakui justru dua balapan klasik satu hari—Paris–Roubaix dan Milan–San Remo—yang paling membangkitkan gairahnya karena belum pernah dia menangi.
Pembalap Slovenia berusia 27 tahun tersebut menyampaikan rencananya saat mengikuti pemusatan latihan pramusim di Benidorm, Sabtu (13/12) waktu setempat.
“Saya akan turun di Strade Bianche, Milan–San Remo, Tour of Flanders, Paris–Roubaix, Liege–Bastogne–Liege, Tour de Romandie, dan Tour de France. Setelah itu kita lihat, karena itu sudah sangat banyak,” ujar Pogacar.
Menariknya, Pogacar secara terbuka mengungkapkan preferensinya jika harus memilih antara kemenangan di Tour de France atau Paris–Roubaix.
“Jika saya harus memilih antara menang di Roubaix atau Tour, saya akan memilih Roubaix, karena saya sudah memenangi Tour empat kali,” kata Pogacar, yang juga mengaku merasa kelelahan secara fisik dan mental pada Tour de France 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Perbedaan antara nol dan satu jauh lebih besar dibandingkan antara empat dan lima,” tambahnya.
Pogacar tercatat sebagai juara Tour de France pada 2020, 2021, 2024, dan 2025. Jika kembali menang pada 2026, ia akan masuk dalam kelompok elite peraih lima gelar Tour bersama Eddy Merckx, Bernard Hinault, Miguel Indurain, dan Jacques Anquetil.
“Tour de France tentu balapan terbesar. Semua datang dengan persiapan maksimal, tim selalu menurunkan skuad terbaik, dan Anda harus benar-benar siap,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Namun jika saya bisa memenangi Roubaix dan San Remo, saya akan merasa lebih lengkap. Meski selalu masih ada yang kurang, seperti Vuelta a Espana, yang juga belum pernah saya menangi,” kata Pogacar, seraya enggan memastikan partisipasinya di Vuelta 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Team UAE Emirates mengonfirmasi bahwa pembalap muda sensasional mereka, Isaac del Toro, juga akan tampil di Tour de France 2026. Pebalap Meksiko itu mencuri perhatian dunia pada Mei lalu setelah nyaris menjuarai Giro d’Italia dan finis sebagai runner-up di belakang Simon Yates.
“Ide tim adalah agar saya belajar sebanyak mungkin bersama Tadej, karena level itulah yang suatu hari ingin saya capai,” ujar Del Toro.
Pogacar pun melontarkan pujian tinggi kepada rekan setim mudanya tersebut.
“Mungkin suatu hari dia akan lebih baik dari saya. Dia punya caranya sendiri, gayanya sendiri. Saya mengaguminya sebagai pebalap dan sebagai pribadi, dan saya berharap dia terus berjalan di jalur itu,” kata Pogacar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!