Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perusahan Rintisan Kembangkan Implan untuk Hubungkan Otak Manusia dengan Komputer

📅 Senin, 21 Agu 2023, 00:12 WIB | Oleh:
Perusahan Rintisan Kembangkan Implan untuk Hubungkan Otak Manusia dengan Komputer Doc: Istimewa
Ket. Penerima implan otak Synchron, Rodney Gorham, sedang mengerjakan komputer di rumahnya di Melbourne.

MELBOURNE - Karena penyakit saraf langka,amyotrophic lateral sclerosis (ALS) yangmelumpuhkan tubuhnya, seorang pria Australia berharap studi rintisan tentang Synchron, hubungan antara otaknya dan komputer akan membantu orang lain setelah dia meninggal.

Dikutip dari The Straits Times, dalam percobaan itu, Rodney Gorham yang berusia 63 tahun mengerahkan konsentrasi pikiran dengan menggunakan tatapan dan kedipan mata untuk menentukan huruf di layar dan "mengklik" kata-kata.

Berkat stent 8 milimeter yang ditanamkan di otaknya untuk mendeteksi aktivitas saraf, Gorham berharap dapat terus online, mengirim pesan, dan bermain video game untuk waktu yang lama.

Perusahaan Amerika Serikat, Synchron, telah menguji "stentrode" selama dua tahun terakhir, mendapatkan izin untuk uji coba manusia sebelum start-up Neuralink yang menarik perhatian Elon Musk.

Implan pada Gorham terhubung ke unit penerima dan pemancar kecil di bawah kulit di dadanya, dan dia memuji itu karena telah mengubah hidupnya.

Beberapa tahun yang lalu, Gorham didiagnosis menderita penyakit ALS, yang menyebabkan kelumpuhan progresif pada otot pernapasan, badan, lengan, dan kaki.

"Gangguan itu diharapkan secara bertahap melumpuhkan gerakannya, tetapi tidak membunuhnya," kata istrinya, Carolyn.

"Jadi dia bisa hidup selama 20 tahun lagi. Jadi pikirkan jika tubuh Anda tidak bergerak sama sekali, otak Anda masih bekerja dengan kecepatan yang sama," katanya.

"Dan Anda tidak bisa menggaruk hidungmu. Anda tidak bisa memberi tahu seseorang bahwa Anda ingin menggaruk hidung Anda.

Tambahkan Implan Otak

Dia menambahkan implan otak memberi suaminya "sepotong kehidupan", membiarkan dia setidaknya berkomunikasi atau bermain gim.

Rodney tidak dapat memainkan gim yang membutuhkan reaksi cepat, yang biasanya menggunakan alat pengontrol genggam atau mouse komputer, tetapi masih memainkan gim stratego seperti pembangunan kota.

"Tanpa teknologi eksperimental, kehidupan mantan penjual mobil sport dan pecinta perjalanan ini akan menjadi siksaan murni," kata Carolyn.

Synchron diharapkan mendapat persetujuan pada 2024 dari otoritas kesehatan untuk memasarkan versi final perangkat tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.