Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persijap Jepara Optimistis Menghadapi Laga Perdana Liga Super

📅 Minggu, 27 Jul 2025, 13:56 WIB | Oleh:
Persijap Jepara Optimistis Menghadapi Laga Perdana Liga Super Doc: ist
Ket. persijap jepara

JEPARA – Meski masih harus banyak lini yang perlu diperbaiki, manajemen tim yang baru promosi ke liga super, Persijap Jepara, mengaku cukup optimistis menatap penampilan perdana. Hal ini disimpulkan dari serangkaian perekrutan pemain baru dan persiapan tim selama dua bulan.

Hal itu disampaikan manajer operasional Persijap Egat Sacawijaya, saat ditemui setelah acara perkenalan tim dan pertandingan uji coba melawan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu malam.

“Ya, dua minggu lagi kami akan bermain. Waktu yang sangat singkat sekali. Namun, persiapan kami sudah dua bulan. Kami sudah memaksimalkan aspek seperti fisik, taktikal, dan tim secara keseluruhan di bawah pelatih Mario Lemos. Kami pun sudah memainkan dua pertandingan persahabatan, lawan PSBS Biak dan lawan Persipura,” kata Egat.

Pada musim pertama Persijap di Super League, Egat memaparkan bahwa timnya tidak memasang target muluk-muluk, yakni dengan mencanangkan target bertahan di strata tertinggi. “Konsisten dahulu bertahan di Liga 1. Itu sudah cukup untuk kami. Jadi ke depannya kami bisa melihat, kalau sudah di Liga Super , apa berikutnya? Tentu kami harus mematangkannya dengan baik,” ujar dia.

Persijap akan mengawali Super League 2025/2026 dengan langkah berat. Berturut-turut klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu akan menghadapi PSM Makassar 8 Agustus, Persib Bandung 18 Agustus, Borneo FC 24 Agustus, dan Arema FC 30 Agustus.

Persijap merupakan salah satu tim yang sangat aktif pada bursa transfer untuk mendatangkan pemain-pemain baru. Total Persijap merekrut delapan pemain asing untuk menyongsong kompetisi musim baru.

“(Para pemain asing) sudah cukup memenuhi apa yang kita harapkan. Tinggal chemistry team-nya saja agar mereka terus kompak. Mereka adalah pemain baru yang bermain di Liga Indonesia. Jadi kami harus banyak memberikan pengetahuan tentang sepak bola Indonesia seperti soal karakternya,” ujar Egat, yang telah menjabat sebagai manajer Persijap sejak 2022.

Sementara itu, Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos menilai timnya perlu meningkatkan tempo permainan usai menjalani pertandingan uji coba melawan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Sabtu. Menurut Lemos, Persijap belum tampil sesuai karakter yang diinginkan.

“Pertandingannya berlangsung baik, tapi cara bermain yang kami inginkan sebenarnya sedikit lebih cepat. Ini baru pertama kali kami bermain di stadion ini, tim juga masih baru, begitu pula pelatihnya. Kami harus berbenah karena belum seperti yang saya inginkan,” kata Lemos dalam konferensi pers usai pertandingan..

Lemos menegaskan Persijap, yang berstatus tim promosi Super League, harus mengandalkan mental bertarung dan daya juang tinggi untuk bersaing dengan tim-tim mapan. “Kami harus berjuang, kami harus berlari lebih banyak. Itulah mentalitas tim ini. Mungkin kami tidak memiliki kualitas seperti Persib dan Persebaya, tetapi kami harus agresif dan menekan lawan. Jika ada tim datang ke Jepara, mereka harus merasa kesulitan,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Lemos menyebut komposisi skuad Persijap sudah hampir final setelah kedatangan bek asing Najeeb Yakubu. “Tim sudah lengkap. Kami tidak akan mendatangkan pemain baru. Dua minggu ke depan akan kami gunakan untuk memperbaiki kesalahan sebelum menghadapi PSM Makassar,” katanya.

Mengenai adaptasi para pemain asing, Lemos menyebut mereka butuh waktu menyesuaikan diri dengan karakter kompetisi Super League yang lebih mengedepankan aspek taktik dibanding liga asal mereka.

“Carlos Franca dan Alex Nahuel Gomez berasal dari Liga India yang temponya lebih cepat. Di Indonesia berbeda, seperti lawan Persipura yang bermain dengan blok pertahanan rendah. Diogo Britos baru seminggu bergabung, Yakubu juga baru datang, jadi mereka butuh waktu,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Persijap Fikron Afriyanto menegaskan tekadnya dan rekan-rekannya untuk dapat menjalani musim perdana di Super League dengan baik. “Saya sih putra daerah, tapi kita harus kerja keras buat ke depannya lebih baik di papan atas. Mungkin kita fokus lawan PSM dulu sih. Semoga lebih kuat lagi. Kerja keras. Hasilnya akan mengikuti,” tutur Fikron.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.