Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perpustakaan Nasional Buat Komik untuk Anak Berdasarkan Naskah Kuno Nusantara

📅 Rabu, 07 Agu 2024, 17:21 WIB | Oleh:
Perpustakaan Nasional Buat Komik untuk Anak Berdasarkan Naskah Kuno Nusantara Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Pelaksana Tugas Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz (kiri) ditemui di Gedung Perpusnas, Jakarta, Rabu (7/8)

JAKARTA - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) membuat komik untuk anak-anak yang berdasarkan kisah-kisah dari naskah kuno nusantara sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan literasi.

"Kita mulai tahun ini membuat buku-buku dalam bentuk bacaan komik, ada 120 judul dan saya ajak teman-teman di Perpusnas untuk mulai berkreasi membuat komik berdasarkan naskah kuno yang sudah sekian lama. Itu digali kembali, disajikan dalam cara baru agar ceritanya mudah dipahami anak-anak dengan cara yang menarik," kata Pelaksana Tugas Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz di Gedung Perpusnas, Jakarta, Rabu.

Ia menegaskan, naskah-naskah nusantara tersebut terus dikaji, diteliti, dan didiskusikan untuk diambil pembelajarannya sebagai salah satu cara untuk mengarusutamakan naskah nusantara melalui kerja sama dengan komunitas-komunitas pernaskahan.

"Banyak sekali masyarakat kita yang bergerak dalam penyelamatan naskah, dan selama ini Perpusnas selalu mencoba berbicara dan diskusi dengan komunitas terkait apa yang sudah dikerjakan di pernaskahan, dan mereka ternyata sudah banyak bekerja, mengumpulkan naskah, hanya memang masalah publikasinya yang kurang," ujar dia.

Ia menegaskan, Perpusnas akan menjadi sebuahhubatau rumah besar pernaskahannusantara yang menghimpun naskah-naskah dari seluruh Indonesia serta menyerap berbagai aspirasi dari komunitas-komunitas.

"Kita akan jadi pusat data nusantara, seluruh naskah terkumpul di sini dan diarusutamakan, jadi orang perhatiannya ke sini semua. Caranya, kita menghimpun naskah-naskah yang ada di seluruh Indonesia, apakah itu yang dimiliki oleh masyarakat atau oleh lembaga, kita utamakan di sini. Cita-cita besarnya seperti itu," paparnya.

Selain itu, lanjut dia, Perpusnas juga mesti menjadikan naskah-naskah yang sudah didigitalisasi sebagai sumber informasi dengan membuat metadata-nya.

"Setelah metadata dibuat, didigitalkan, maka kita buat dan tayangkan dalam laman kita di platform Khasanah Pusat Nusantara (Khastara). Pemanfaatan selanjutnya adalah bukan hanya peneliti yang bisa memanfaatkan naskah ini, tetapi dari sisi Perpusnas, saya menginisiasi naskah-naskah ini diolah menjadi bahan bacaan untuk literasi yang dapat diakses luas oleh masyarakat," tuturnya.

Aminudin juga menepis anggapan bahwa selama ini orang asing yang lebih peduli terhadap naskah nusantara karena masyarakat Indonesia sudah banyak bergerak untuk preservasi maupun pengolahan naskah-naskah kuno dari berbagai suku, adat, dan budaya di Indonesia.

"Selama ini ada anggapan sepertinya orang asing yang lebih peduli, padahal sebetulnya masyarakat kita banyak yang peduli. Publikasinya kurang karena memang sumber daya yang kita miliki sangat terbatas, sementara urusan pernaskahan itu A sampai Z-nya banyak sekali," ucapnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan komunitas untuk ikut terlibat dan berkolaborasi dalam pengarusutamaan naskah nusantara.

"Masyarakat yang punya naskah, jangan khawatir dan ragu, mari kerja sama untuk bisa merawat naskah ini. Caranya dengan diserahkan kepada Perpusnas atau meminta pendokumentasiannya melalui digitalisasi, jadi naskah tetap kepada mereka tetapi kita punya naskah digitalnya. Ini adalah bentuk kerja sama antara masyarakat dengan negara," kata Aminudin. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.