Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Literasi Warga Jakarta Meningkat di 2025, Kunjungan Perpustakaan Naik Tajam

📅 Jumat, 19 Des 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Literasi Warga Jakarta Meningkat di 2025, Kunjungan Perpustakaan Naik Tajam Doc: jaklitera
Ket. Perpustakaan Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Kota Administrasi Jakarta Pusat,

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat tren positif dalam penguatan literasi masyarakat sepanjang 2025. Hasil pengukuran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta menunjukkan peningkatan signifikan Indeks Budaya Literasi (IBL), konsistensi Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di kategori tinggi, serta kualitas Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) yang terus membaik.

Pengukuran ini dilakukan Dispusip DKI Jakarta bersama akademisi Universitas Indonesia untuk indeks TKM dan IBL, serta konsultan Indekstat untuk IPLM. Pendekatan ini menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menyusun kebijakan literasi yang berbasis data dan kajian ilmiah.

Berdasarkan hasil pengukuran 2025, Indeks Budaya Literasi DKI Jakarta mencapai angka 78,76 atau naik 6,67 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini ditopang oleh lonjakan kunjungan perpustakaan yang mencapai 58,55 persen, meningkat tajam dari 44,7 persen pada 2024.

Aktivitas membaca masyarakat Jakarta juga tercatat tinggi dengan persentase 82,49 persen. Akses internet yang mencapai 95,24 persen turut memperkuat ekosistem literasi digital dan konvensional di ibu kota.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Sarjono, menyebut capaian tersebut menunjukkan pergeseran fungsi perpustakaan yang semakin relevan dengan kebutuhan warga. Perpustakaan kini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang publik yang hidup.

"Peningkatan kunjungan perpustakaan menunjukkan masyarakat Jakarta semakin menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar, ruang interaksi, dan ruang pengembangan kreativitas," ujar Nasruddin di Jakarta, Jumat (19/12). Ia menilai hal ini menjadi indikator penting tumbuhnya ekosistem literasi yang inklusif dan partisipatif.

Sementara itu, Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat DKI Jakarta pada 2025 mencapai skor 73,26 dan berada pada kategori sedang. Meski terjadi penyesuaian kategori, nilai TKM justru mencerminkan kualitas membaca yang lebih baik.

Perubahan metode pengukuran TKM kini menitikberatkan pada kemampuan memahami, mengolah, dan merefleksikan informasi. Dengan pendekatan ini, peningkatan skor TKM menunjukkan masyarakat tidak hanya membaca lebih sering, tetapi juga lebih kritis.

Pada Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), DKI Jakarta kembali mempertahankan kategori tinggi dengan skor 95,03. Capaian ini menandakan layanan perpustakaan di Jakarta semakin merata dan matang.

IPLM mencerminkan berbagai aspek, mulai dari akses layanan, kecukupan koleksi dan tenaga perpustakaan, hingga tingkat partisipasi masyarakat. Konsistensi skor tinggi menunjukkan literasi telah menjadi bagian penting dari pelayanan publik di Jakarta.

Nasruddin menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat kebijakan literasi berbasis data. Selain itu, kolaborasi lintas sektor akan diperluas agar dampak literasi semakin dirasakan hingga tingkat komunitas.

"Ke depan, fokus kami adalah meningkatkan kualitas dan pemerataan layanan literasi, memperluas program hingga ke komunitas akar rumput, dan memastikan perpustakaan hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan sumber daya manusia Jakarta," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.