Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Pembelajaran Sepanjang Hayat Hadapi Tantangan Digital, Ini Alasannya

📅 Selasa, 14 Mei 2024, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Pembelajaran Sepanjang Hayat Hadapi Tantangan Digital, Ini Alasannya Doc: The Conversation/Shutterstock/Siro46
Ket. Pembelajaran sepanjang hayat juga bisa dilakukan dari rumah secara online.

Arif Perdana, Monash University

Cepatnya perkembangan teknologi dan pasar kerja yang tidak dapat diprediksi menuntut para profesional untuk tetap kompetitif dalam menghadapi tantangan industri. Tantangan yang terus-menerus ini menuntut pembelajaran yang berkelanjutan, sesuai dengan konsep lifelong learning atau pembelajaran sepanjang hayat.

Pembelajaran sepanjang hayat merupakan upaya mendapatkan pengetahuan yang holistik yang muncul dari motivasi internal diri untuk tumbuh sebagai pribadi dan profesional.

Laporan Forbes dan statistik Dell menyatakan bahwa 85% tenaga kerja pada tahun 2030 akan memiliki pekerjaan yang saat ini belum ada. Karena itu, pembelajaran sepanjang hayat penting untuk menumbuhkan kemampuan beradaptasi, rasa ingin tahu, dan pemahaman yang lebih dalam tentang aspek-aspek yang relevan di dunia kerja.

Manfaat pembelajaran sepanjang hayat

1. Mempertahankan relevansi

Pembelajaran sepanjang hayat menekankan kebutuhan belajar dengan menyesuaikan perkembangan zaman, teknologi dan karier. Pembelajaran seperti ini tidak hanya mempersiapkan individu untuk perubahan yang tidak dapat diprediksi di pasar kerja, tetapi juga vital untuk menumbuhkan kemampuan beradaptasi, mendorong pengembangan pribadi, dan mempertahankan relevansi dalam ekonomi yang semakin digital dan global.

Dengan mengadopsi pendekatan yang lebih luas terhadap pembelajaran sepanjang hayat, baik individu maupun organisasi dapat tetap lincah, adaptif, dan berkembang dalam menghadapi dinamika pasar dan perpanjangan durasi karier.

Perusahaan software multinasional (SAP) melalui SAP Learning Hub, contohnya, menyediakan kursus online gratis dari berbagai pakar di bidangnya yang memungkinkan profesional untuk memutakhirkan pengetahuannya dengan perkembangan digital terkini.

2. Kesehatan kognitif

Pembelajaran sepanjang hayat juga bisa berdampak pada kesehatan kognitif orang dewasa. Pendekatan ini berakar pada pengaruh sosial sejak dini, termasuk dinamika keluarga dan sistem pendidikan.

Pendidikan formal seharusnya berperan penting dalam menumbuhkan motivasi untuk terus belajar. Sayangnya, lembaga pendidikan formal cenderung menghadapi hambatan dalam mengintegrasikan pembelajaran sepanjang hayat. Itu sebabnya, kurikulum merdeka diharapkan dapat menjadi katalis karena memberikan ekosistem yang lebih baik dari sisi pendekatan pembelajaran berbasis proyek.

3. Kecakapan digital

Di era digital, pembelajaran sepanjang hayat penting untuk mencapai tingkat kepercayaan digital yang tinggi. Organisasi yang beroperasi di dunia digital harus memberikan pelatihan yang memadai kepada staf mereka dan secara rutin mengevaluasi serta meningkatkan efektivitasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.