Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ketahanan Pangan, Rejang Lebong Usulkan Perbaikan 70 Titik Irigasi ke Pemerintah Pusat

📅 Senin, 06 Jan 2025, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Rejang Lebong Usulkan Perbaikan 70 Titik Irigasi ke Pemerintah Pusat Doc: ANTARA/HO-Distankan Rejang Lebong
Ket. Petugas Distankan Rejang Lebong bersama dengan Babinsa Kodim 0409/Rejang Lebong saat melakukan pendataan irigasi di daerah itu.

Rejang Lebong - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengusulkan perbaikan kerusakan 70 titik saluran irigasi di daerah itu ke pemerintah pusat.

Kepala Distankan Rejang Lebong Amrul Eby saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan, rusaknya saluran irigasi di Kabupaten Rejang Lebong sejak beberapa tahun belakangan telah menyebabkan luasan lahan persawahan berkurang hingga tinggal 3.310 hektare dari sebelumnya lebih dari 9.000 hektare

"Kita sudah melakukan pendataan ke lapangan bersama dengan jajaran Kodim 0409/Rejang Lebong, total ada 70 titik saluran irigasi yang mengalami kerusakan dan telah kita usulkan ke Kementerian Pertanian untuk dilakukan perbaikan," kata dia.

Dia menjelaskan, saluran irigasi yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan tersebut berada di 34 desa/kelurahan tersebar dalam 13 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

Adapun 70 titik saluran irigasi yang mengalami kerusakan ini, kata dia, mengairi areal persawahan yang dikelola 58 kelompok tani dengan luasan mencapai 1.016 hektare.

Kerusakan saluran irigasi ini sebagian besar terjadi pada jaringan irigasi tersier dan primer serta ada juga bendungan-bendungan kecil.

Menurut dia, perbaikan 70 titik saluran irigasi di wilayah itu membutuhkan anggaran dari pemerintah pusat atau APBN, karena memang anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Rejang Lebong sangat terbatas.

Akibat adanya kerusakan saluran irigasi di Kabupaten Rejang Lebong ini telah berdampak pada pemanfaatan lahan pertanian sawah oleh para petani. Karena rusaknya jaringan irigasi membuat kebutuhan akan air hanya terpenuhi sekitar 30 persen, sehingga banyak areal persawahan yang tak bisa ditanami padi.

"Karena tidak bisa ditanami padi, sehingga banyak petani di sini yang beralih ke tanaman palawija," katanya.

Dia berharap usulan perbaikan jaringan irigasi yang diajukan ke pemerintah pusat ini dapat terpenuhi sehingga mereka bisa mendukung program swasembada pangan yang saat ini tengah digencarkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.