Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Sumut Fokus Tingkatkan Produktivitas dan Indeks Pertanaman Padi

📅 Sabtu, 09 Sep 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Sumut Fokus Tingkatkan Produktivitas dan Indeks Pertanaman Padi Doc: ANTARA/Michael Siahaan
Ket. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara Muhammad Juwaini di kantornya, Medan, Jumat (8/9/2023).

Medan - Perkuat ketahanan pangan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura fokus meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman (IP) padi demi kestabilan stok beras di wilayahnya.

"Sesuai arahan gubernur, Sumut harus bisa meningkatkan produksi padi dan indeks pertanaman," ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara Muhammad Juwaini kepada ANTARA di kantornya, Medan, Jumat.

Terkait produktivitas, Juwaini melanjutkan, pihaknya ingin menambah kuantitas produksi gabah kering panen (GKP) per hektare sawah, yang dari awalnya 5,1 ton menjadi 5,2 ton.

Salah satu caranya adalah dengan memberikan bantuan benih berkualitas bagus kepada petani.

"Petani-petani yang selama ini tidak menggunakan benih bersertifikat, kualitasnya tidak bagus, kami berikan bantuan bibit unggul," kata Juwaini.

Lalu soal indeks pertanaman, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara mendorong daerah-daerah sentra padi untuk memperbanyak frekuensi bertanamnya dari sekali setahun menjadi dua kali, yang sebelumnya dua kali menjadi tiga kali.

Dengan begitu, jumlah GKP yang dihasilkan lebih banyak. Stok beras pun otomatis melimpah.

"Ada beberapa kendala meningkatkan indeks pertanaman itu, seperti petani yang tidak memiliki alat pengolahan tanah, irigasi sawah yang kurang baik, tetapi semuanya pelan-pelan diperbaiki. Pengetahuan petani pun perlu ditingkatkan dengan bantuan penyuluh," kata Juwaini.

Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura mencatat, Sumatera Utara mampu memproduksi 1.714.235 ton beras selama Januari sampai Agustus 2023. Pada rentang waktu yang sama, kebutuhan beras Sumut 1.392.689 ton atau sekitar 174 ribu ton per bulan.

Dengan demikian, sepanjang Januari sampai Agustus 2023, Sumut surplus beras 321.546 ton.

Tingginya produksi beras Sumut membuat provinsi beribu kota Medan itu ditunjuk Pemerintah Indonesia menjadi salah satu dari 10 provinsi yang dilibatkan dalam Gerakan Nasional (Gernas) Penanganan Dampak El Nino pada Agustus-Oktober 2023.

Kementerian Pertanian menetapkan 500.000 hektare sawah untuk program tersebut, di mana 45 ribu hektare berada di Sumut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.