Perenang AS Raih Emas ke-22 di Kejuaraan Dunia
📅 Kamis, 31 Jul 2025, 00:57 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: ist
SINGAPURA – Perenang legendaris asal Amerika Serikat, Katie Ledecky, menambah koleksi gelar juara dunianya menjadi 22. Ini terjadi setelah dia menang nomor 1.500 meter gaya bebas putri di Kejuaraan Dunia Renang di Singapura, Selasa (29/7) malam. Kemenangan ini mendekatkannya ke rekor Michael Phelps yang mengoleksi 26 emas dunia.
Ledecky tampil dominan dan finis dengan catatan waktu 15 menit 26,44 detik, hanya enam detik lebih lambat dari rekor dunianya sendiri (15:20,48). Ini menjadi gelar dunia keenam Ledecky di nomor 1.500 meter gaya bebas dan semakin mengukuhkannya sebagai penguasa nomor jarak jauh putri.
“Sejak kecil, saya selalu belajar dari mereka yang terbaik. Menonton Michael Phelps di Olimpiade dan kejuaraan dunia sangat menginspirasi,” ujar Ledecky, 28 tahun. Simona Quadarella dari Italia finis kedua dengan 15:31,79.
Kemudian, disusul perenang Australia, Lani Pallister, di posisi ketiga (15:41,18). Pallister sempat memimpin di awal lomba, namun Ledecky perlahan menyalip dan sempat berada di jalur pemecahan rekor hingga beberapa putaran terakhir.
“Saya tahu Lani akan memulai dengan cepat. Jadi, saya mencoba menjaga kecepatan tinggi, namun tetap nyaman,” ujar Ledecky yang juga meraih sembilan emas Olimpiade sepanjang karirnya. Ini emas pertama Ledecky di kejuaraan dunia sekarang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya dia hanya meraih perunggu di nomor 400 meter gaya bebas. Dia di belakang bintang muda Kanada, Summer McIntosh. Keduanya dijadwalkan kembali bertarung di nomor 800 meter gaya bebas.
Di nomor 200 meter gaya bebas putra, David Popovici merebut medali emas dalam duel ketat melawan Luke Hobson dari Amerika Serikat. Popovici mencatat waktu 1:43,53, unggul tipis dari Hobson (1:43,84), sedangkan perenang muda Jepang Tatsuya Murasa (18 tahun) meraih perunggu dengan 1:44,54.
Namun, di balik keberhasilannya, Popovici mengaku nyaris mundur dari kejuaraan karena tekanan mental. “Itu semua karena ketakutan akan potensi saya sendiri. Rasanya menakutkan. Saya bahkan sempat mencari tiket pulang. Tapi saya bersyukur tidak menyerah,” ungkap perenang asal Rumania berusia 20 tahun itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kaylee McKeown dari Australia kembali menunjukkan keperkasaannya di gaya punggung dengan merebut emas nomor 100 meter. Dia mencetak rekor kejuaraan 57,16 detik, unggul tipis 0,19 detik dari rival lamanya, Regan Smith (AS). Rekan senegara Smith, Katharine Berkoff, meraih perunggu.
McKeown mengaku sempat dilanda rasa gugup dan berjuang mengatasi cedera bahu yang dideritanya jelang kejuaraan. “Saya sedikit lebih gugup dari yang seharusnya malam ini. Bahu saya sempat terkilir, tapi tim medis membantu saya melewati semuanya,” ujar McKeown. Kini dia menyandang status ratu gaya punggung putri setelah menyapu bersih emas 100 dan 200 meter di Olimpiade Tokyo dan Paris.
Dari nomor 100 meter gaya dada putri, Anna Elendt dari Jerman mencetak sejarah pribadi dengan meraih gelar dunia pertamanya lewat catatan 1:05,19. Kate Douglass (AS) meraih perak dengan 1:05,27, disusul Tang Qianting dari Tiongkok (1:05,64).
Kejutan lain datang dari nomor 100 meter gaya punggung putra, saat Pieter Coetze dari Afrika Selatan menyalip favorit juara Thomas Ceccon (Italia) dengan catatan waktu 51,85 detik. Ceccon finis kedua (51,90), sementara perenang Prancis, Yohann Ndoye-Brouard, meraih perunggu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!