Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Perempuan Dalam Film' Hadir Perdana di Surabaya

📅 Jumat, 08 Des 2023, 10:07 WIB | Oleh:
'Perempuan Dalam Film' Hadir Perdana di Surabaya Doc: istimewa
Ket. Kegiatan "Perempuan Dalam Film" di Fairfield Hotel Surabaya menghadirkan sejumlah filmmaker perempuan.

JAKARTA - Wahana Kreator Nusantara melalui yayasan pendidikannya; Wahana Edukasi, pada akhir tahun ini meluncurkan program 'Perempuan dalam Film'. Program ini menjadi medium inspirasi dan pemberdayaan keterlibatan perempuan secara sistematis dan berkesinambungan dalam dunia perfilman Indonesia.

Program Director Perempuan Dalam Film Orchida Ramadhania mengatakan, program ini diluncurkan bersamaan dengan momen kampanye internasional 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, dan akan dimulai di Surabaya sebelum diadakan di Bali dan Jakarta. Kota Surabaya menjadi pembuka dari rangkaian program ini dan membuka sesi diskusi dengan data-data mengenai industri perfilman dan keterlibatan filmmaker perempuan di dalamnya.

"Keterlibatan perempuan di perfilman Indonesia membawa narasi dan nilai tersendiri yang memperkaya budaya bangsa kita." ujar Orchida dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/12).

Program Perempuan Dalam Film yang hadir perdana di Surabaya ini juga didukung oleh Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, sebagai salah satu bentuk dukungan nyata dalam mewujudkan ekosistem perfilman di Indonesia.

Berlokasi di Fairfield Hotel Surabaya, acara Perempuan Dalam Film menghadirkan Kamila Andini (sutradara 'Gadis Kretek', 'Before, Now, and Then', 'Yuni'), Titien Wattimena (penulis skenario 'Air Mata di Ujung Sajadah'), dan Aline Jusria (editor film 'Like & Share') sebagai perwakilan filmmaker perempuan untuk berdiskusi bersama mengenai peran, suara, dan dampak kehadiran perempuan dalam film.

Para pembicara tersebut membagi kisahnya pada peserta mengenai segudang pengalaman mereka sebagai perempuan yang bergiat di industri film Indonesia dan bagaimana akhirnya bisa menjadi salah satu praktisi yang mewakili profesi utama dalam dunia perfilman Indonesia.

Sementara Kemendikbud mengirimkan perwakilannya dari Pusat Penguatan Karakter (PUPEKA) yaitu Pebi Sukamdani yang merupakan tim pencegahan kekerasan seksual yang membuka ruang diskusi soal ruang aman bagi para perempuan dalam lingkungan bekerja sehingga bisa paham lebih dalam soal isu terkait kekerasan seksual, intoleransi, dan perundungan.

Acara ini dihadiri peserta yang berasal dari lintas komunitas film, mahasiswi jurusan film, kelompok perempuan, dan sekolah vokasi film di Surabaya. Kegiatan perdana di Surabaya ini diharapkan dapat memantik diskusi, kolaborasi, dan dukungan antar pelaku industri agar dapat menciptakan lingkungan lebih inklusif dan mendorong pertumbuhan perempuan dalam dunia perfilman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pelestarian tradisi Baselan...
Nasional
Layanan paspor Minggu Ceria...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.