Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Penghargaan Oscar untuk Film Navalny Dinilai Politis

Foto : ANTARA/REUTERS/ANTON VAGANOV

Seorang pekerja melukis grafiti yang menggambarkan politisi oposisi Rusia Alexei Navalny yang dipenjara di Saint Petersburg, Rusia, Rabu (28/4/2021).

A   A   A   Pengaturan Font

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengaku belum menonton film dokumenter Navalny tetapi berasumsi ada unsur politisasi sehingga menang Piala Oscar.

LONDON - Kremlin pada Senin (13/3) mengatakan penghargaan Oscar untuk film dokumenter kisah pemimpin oposisi Rusia yang dipenjaraAlexei Navalnymerupakan bentuk politisasi Hollywood.

'Navalny' memenangkan Piala Oscar untuk kategori film dokumenter terbaik pada Minggu. Film tersebut menceritakan sang pembangkang Kremlin yang pulih di Jerman setelah keracunan agen saraf di Siberia pada 2020 untuk kemudian bekerja sama dengan surat kabar investigasi Bellingcatguna mengungkap orang-orang yang bertanggung jawab dalam serangan peracunan itu.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengaku belum menonton film dokumenter itu, tetapi berani berasumsi bahwa ada unsur politisasi sehingga film tersebut bisa memenangi Piala Oscar.

Dia menambahkan bahwa Hollywood sudah tidak asing dalammengangkat isu-isu politik dalam berbagai film.

"Tetapi saya tidak bisa mengatakan soal nilai-nilai sinematik dari film tersebut karena saya tidak terlalu paham soal itu," ujar Peskov.

Dalam film tersebut, Navalny membuka kedok agen Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) yang bertanggung jawab atas upaya peracunan, tetapi Rusia membantah terlibat dalam upaya pembunuhan tersebut.

Navalny saat ini sedang menjalani hukuman 11,5 tahun penjara di sebuah penjara berpengamanan tinggi. Dia dinyatakan bersalah atas penipuan dan penghinaan terhadap pengadilan atas tuduhan yang menurutnya dibuat-buat untuk membungkam dirinya.


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top