Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penghargaan Oscar untuk Film Navalny Dinilai Politis

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 08:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penghargaan Oscar untuk Film Navalny Dinilai Politis Doc: ANTARA/REUTERS/ANTON VAGANOV
Ket. Seorang pekerja melukis grafiti yang menggambarkan politisi oposisi Rusia Alexei Navalny yang dipenjara di Saint Petersburg, Rusia, Rabu (28/4/2021).

LONDON - Kremlin pada Senin (13/3) mengatakan penghargaan Oscar untuk film dokumenter kisah pemimpin oposisi Rusia yang dipenjaraAlexei Navalnymerupakan bentuk politisasi Hollywood.

'Navalny' memenangkan Piala Oscar untuk kategori film dokumenter terbaik pada Minggu. Film tersebut menceritakan sang pembangkang Kremlin yang pulih di Jerman setelah keracunan agen saraf di Siberia pada 2020 untuk kemudian bekerja sama dengan surat kabar investigasi Bellingcatguna mengungkap orang-orang yang bertanggung jawab dalam serangan peracunan itu.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengaku belum menonton film dokumenter itu, tetapi berani berasumsi bahwa ada unsur politisasi sehingga film tersebut bisa memenangi Piala Oscar.

Dia menambahkan bahwa Hollywood sudah tidak asing dalammengangkat isu-isu politik dalam berbagai film.

"Tetapi saya tidak bisa mengatakan soal nilai-nilai sinematik dari film tersebut karena saya tidak terlalu paham soal itu," ujar Peskov.

Dalam film tersebut, Navalny membuka kedok agen Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) yang bertanggung jawab atas upaya peracunan, tetapi Rusia membantah terlibat dalam upaya pembunuhan tersebut.

Navalny saat ini sedang menjalani hukuman 11,5 tahun penjara di sebuah penjara berpengamanan tinggi. Dia dinyatakan bersalah atas penipuan dan penghinaan terhadap pengadilan atas tuduhan yang menurutnya dibuat-buat untuk membungkam dirinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.