Penerbangan Batal! Air Canada Gagal Terbang Imbas Aksi Pramugari Mogok Massal, Ribuan Penumpang Tertahan di Bandara
📅 Senin, 18 Agu 2025, 16:21 WIB | Oleh: Andriani Nuraini
Doc: The Guardian
Jakarta – Kejadian tak terduga mengejutkan dunia penerbangan awal pekan ini yakni lebih dari 10.000 pramugari Air Canada yang tergabung dalam Serikat CUPE melakukan aksi mogok sejak Sabtu (16/8), menolak perintah kembali bekerja dari Dewan Hubungan Industrial Kanada (CIRB). Meski pemerintah telah mengeluarkan surat perintah resmi, para pramugari tetap teguh, meninggalkan ribuan penumpang terlantar tanpa kepastian perjalanan.
Akibat mogok massal ini, Air Canada terpaksa menunda rencana pengoperasian kembali maskapai hingga Minggu malam, dan sebagian besar dari 700 penerbangannya dibatalkan. Sekitar 130.000 penumpang per hari terdampak, terjebak dalam kebingungan dan minimnya informasi.
Apa yang Disuarakan Pramugari?
Serikat CUPE menolak perintah pemerintah, menyebutnya inkonstitusional dan hanya berpihak pada keuntungan maskapai. Mereka menuntut perundingan yang adil, bukan arbitrase yang menurut mereka merugikan pekerja.
Reaksi Pemerintah & Ekspert
Pemerintah federal segera turun tangan lewat Menteri Ketenagakerjaan, Patty Hajdu, yang meminta CIRB menerapkan arbitrase mengikat dan perintah kembali bekerja di bawah Pasal 107 dari Undang‑Undang Ketenagakerjaan Kanada.
Namun, menurut profesor Rafael Gomez dari Universitas Toronto, penolakan serikat bisa dianggap pelanggaran hukum dan termasuk tindakan langka dalam sejarah perburuhan Kanada.
Michael Lynk, profesor emeritus Universitas Western, bahkan menyiratkan kemungkinan denda atau hukuman penjara bagi pimpinan serikat, mengingat kasus serupa terakhir terjadi pada 1978.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dampak Langsung pada Penumpang
Banyak penumpang yang frustasi meninggalkan lounge bandara dan mencari alternatif penerbangan. Seorang penumpang asal Vancouver menyebut dirinya dicekam kebingungan tanpa opsi jelas, sementara seorang turis Italia meminta kejelasan soal jadwal keberangkatan yang terputus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!