Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov PBD Salurkan Rp136 Juta untuk Biaya Pendidikan Akhir Mahasiswa

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 16:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov PBD Salurkan Rp136 Juta untuk Biaya Pendidikan Akhir Mahasiswa Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, dan Wakil Gubernur, Ahmad Nausrau, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pose bersama mahasiswa penerima bantuan di Kota Sorong, Selasa (9/9/2025).

SORONG – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menyalurkan Rp136 juta untuk membantu 328 mahasiswa orang asli Papua (OAP) dan non-Papua dalam menyelesaikan pendidikan akhir di 118 universitas.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, di Sorong, Selasa (09/9), menjelaskan bantuan ini merupakan bentuk dari kepedulian pemerintah terhadap kualitas sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan generasi PBD yang cerdas dan produktif.

"Uang ini harus digunakan maksimal untuk kebutuhan pendidikan, bukan untuk hal lain. Pendidikan adalah jalan utama orang Papua untuk bisa maju,” ujarnya.

Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk mengedepankan kedisiplinan dan fokus menuntaskan studi tepat waktu.

"Gunakanlah kesempatan ini untuk mengisi diri dengan pengetahuan, membentuk kepribadian, dan integritas. Ketika pulang, harus berbeda dengan mereka yang tidak sekolah,” harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan PBD, Adolof Kambuaya menjelaskan bahwa tahap pertama bantuan ini diberikan kepada 318 mahasiswa jenjang D1, D3, D4, S1, S2, hingga S3.

“Tahap pertama sudah disalurkan untuk 318 mahasiswa," jelasnya.

Sisanya, kata dia, masih dalam proses verifikasi data yang dinilai belum lengkap, kemudian barulah diikuti dengan penyaluran dana bantuan tahap kedua.

"Untuk tahap berikutnya, kami masih memverifikasi berkas mahasiswa lain yang belum lengkap. Setelah itu akan segera dibayarkan di bulan September ini,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa bantuan biaya studi akhir ini telah menjadi program rutin Dinas Pendidikan, khusus untuk mendukung mahasiswa murni yang sedang menyelesaikan studinya.

Komponen bantuan ini akan mengakomodasi biaya wisuda, penulisan skripsi, tesis, disertasi, hingga KKN.

Jumlah mahasiswa OAP yang mendapatkan bantuan studi akhir terdiri atas D3 sebanyak empat orang, S1 sebanyak 235 orang, S2 berjumlah 16 mahasiswa, dan S3 hanya satu orang.

Kemudian, mahasiswa non-OAP terdiri atas D3 berjumlah tiga orang, S1 berjumlah 54 orang, S2 tiga orang, dan S3 sebanyak dua orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.