Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Kepri Gencar Berikan Pemahaman Kesehatan Mental kepada Siswa

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 20:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kepri Gencar Berikan Pemahaman Kesehatan Mental kepada Siswa Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Mochammad Bisri.

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud ((RSJKO EHD) gencar memberikan pemahaman kesehatan mental kepada siswa di sekolah-sekolah SMA/SMK sederajat.

Pemberian pemahaman kesehatan mental kepada siswa tersebut dilaksanakan lewat Program Singgah di sekolah yang dikemas dalam sebuah gelar wicara (talkshow).

"Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental kepada siswa," kata kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mochammad Bisri, saat dihubungi di Tanjungpinang, Minggu (10/8).

Menurut Bisri, kegiatan itu mendesak dilaksanakan dalam menyikapi maraknya isu kesehatan mental, khususnya di kalangan remaja. Apalagi baru-baru ini terdapat salah seorang siswa tingkat SMA swasta di Kota Tanjungpinang meninggal akibat gantung diri.

Melalui Program Singgah di sekolah itu, kata Bisri, pihaknya mengajak para siswa atau remaja untuk lebih terbuka dalam menghadapi permasalahan.

"Jangan pernah sedih dan sendiri jika menghadapi masalah. Ayo, mulai buka hati, bercerita baik itu kepada teman, guru, orang tua jika mungkin dokter RSJKO jika mengalami masalah untuk dapat mencarikan solusi dan penyelesaiannya," ujar Bisri.

Menceritakan permasalahan, menurut Bisri, dapat meringankan bahkan menyelesaikan permasalahan, sehingga bisa bersemangat kembali.

"Jika siswa memiliki jiwa sehat, akan tumbuh menjadi generasi muda yang mampu menjadi cikal bakal pemimpin masa depan Kepri yang lebih baik," katanya.

Secara terpisah, Direktur RSJKO Engku Haji Daud Asep Guntur Sapari mengatakan Program Singgah di sekolah merupakan komitmen pihaknya dalam menjaga kesehatan mental remaja di Kepri.​​​​​

RSJKO sudah dua kali melaksanakan kegiatan itu di SMA di Kepri guna meningkatkan kesehatan mental siswa khususnya perasaan takut dan cemas yang sering menimpa siswa. 

 Kegiatan ini juga merupakan implementasi sekaligus edukasi bagi siswa untuk dapat menjaga kesehatan mental dan jiwa.

Selain mengedukasi, lanjutnya, dalam program Singgah di sekolah ini dilakukan skrining kesehatan jiwa untuk mendeteksi dini permasalahan kejiwaan dan mental yang dialami siswa, sehingga dapat dicarikan solusi terbaik.

"Dari kegiatan ini, kita dapat mengetahui serta memahami persoalan mental yang dialami siswa. Apakah itu tekanan dari lingkungan keluarga, guru, teman-teman sekitar atau lingkungan sosial," katanya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.