Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jatim tebar 1,5 ton benih tanaman di kawasan Arjuno-Welirang

📅 Kamis, 25 Jan 2024, 22:15 WIB | Oleh:
Pemprov Jatim tebar 1,5 ton benih tanaman di kawasan Arjuno-Welirang Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat berada di dalam pesawat Cassa TNI AU yang melakukan penebaran benih tanaman melalui udara atau aero seeding di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, Kamis (25/1/2024).

Malang, Jawa Timur - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menebar 1,5 ton benih tanaman melalui udara (aero seeding) di wilayah yang beberapa waktu lalu terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Kabupaten Malang, Jawa Tiimur, Kamis, mengatakan bahwa karhutla yang terjadi pada 26 Agustus hingga 13 September 2023 di kawasan Gunung Arjuno-Welirang dan Anjasmoro berdampak 4.850 hektare lahan.

"Aero seedingini dilakukan untuk daya dukung alam dan keanekaragaman hayati lingkungan kita, yang harus terus kita maksimalkan dan dijaga," kata Khofifah.

Khofifah menjelaskanaero seedingdilakukan sebagai langkah lanjutan penanganan karhutlamelalui upaya penghijauan kembali kawasan Gunung Arjuno-Welirang.

Prosesaero seedingdimulai dari Skuadron 4 Wing 2 Landasan Udara Abdulrachman Saleh yang ditandai dengan penyerahan benih mahoni oleh Gubernur Khofifah pada Marsma TNI Firman Wirayuda.



Kemudiandilanjutkan dengan prosesaero seedingmenggunakan pesawat Cassa TNI AU dari ketinggian sekitar 10.000 kaki. Ada kurang lebih 26 jenis benih yang disebarkan menggunakan pesawat tersebut, antara lain mahoni, durian, nangka, asam, kaliandra, gliricidia, trembesi, alpukat, kenitu, cover crop, sengon buto, genitri, gmelina, flamboyan, lamtoro, maesopsis, dan lainnya.

"Benih-benih ini disiapkan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jatim yang juga bersinergi dengan para pihakserta BPBD Jatim," katanya.

Sebelum pelaksanaanaero seeding, pemulihan ekosistem melalui jalur darat telah dilakukan dengan penanaman 17.500 pohon cemara dan eucalyptus di atas lahan seluas 32,50 hektare yang melibatkan berbagai elemen, seperti relawan Tahura, Masyarakat Peduli Api, Pecinta Alam, dan masyarakat setempat.

"Dengan ini kami kembalikan tanaman yang sesuai dengan topografi daerah, topografi tanah, dan wilayah supaya benih-benih ini memulihkan kondisi wilayah sebelum karhutla terjadi," tambahnya.



Sementara ituMarsma TNI Firman Wirayuda menyatakan dukungannya terhadap upaya reforestasi tersebut. Ia optimis wilayah terdampak karhutla akan kembali hijau dan lestari sehingga mendatangkan manfaat bagi Jatim.

"Penanggulangan dari kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat sehingga perlu melalui udara, kami sangat mendukung upaya dan sinergi bersama ini," katanya.

Karhutladi kawasan Gunung Arjuno, pertama kali terjadi di kawasan Bukit Budug Asu, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada 26 Agustus 2023. Kebakaran tersebut meluas hingga ke berbagai wilayah seperti Kabupaten Pasuruan, Mojokerto, dan Kota Batu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.