Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak Mall Saat Imlek hingga Idulfitri, Dorong Diskon Belanja
📅 Rabu, 04 Feb 2026, 16:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: ShutterStok
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kebijakan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan selama periode Imlek hingga Idulfitri 2026. Langkah ini ditujukan untuk mendorong konsumsi masyarakat dan menggerakkan sektor ritel.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan insentif diberikan kepada pusat perbelanjaan yang menggelar program diskon. Skema ini diharapkan menciptakan efek domino terhadap perputaran ekonomi Jakarta.
"Ketika tanggal 18 sampai dengan Idulfitri, kami akan memberikan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan kalau mereka memberikan diskon," ujar Pramono di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Menurut Pramono, kebijakan tersebut bertujuan membuat harga belanja lebih terjangkau bagi masyarakat. Dengan diskon yang diperkuat insentif pajak, daya beli warga diharapkan meningkat.
"Supaya belanja di Jakarta juga menjadi lebih murah," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemprov DKI sebelumnya telah menerapkan kebijakan serupa pada periode Natal dan Tahun Baru 2026. Hasilnya, transaksi ritel di Jakarta mencatatkan capaian tertinggi sepanjang sejarah.
Pramono mengungkapkan nilai transaksi saat momentum Nataru lalu menembus Rp15,2 triliun. Angka tersebut menjadi rekor baru bagi sektor perdagangan Jakarta.
"Dan itu rekor yang pernah diperoleh oleh Jakarta karena itu tadi, kami lombakan, kami berikan insentif pajak, dan jamnya juga diperbolehkan sampai jam malam," tandasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi dasar penerapan kebijakan serupa pada periode Imlek dan Idulfitri tahun ini. Pemprov DKI optimistis skema ini mampu mempertahankan tren positif konsumsi.
Selain berdampak pada pusat perbelanjaan, kebijakan ini juga diharapkan menguntungkan sektor pendukung seperti UMKM, transportasi, hingga perhotelan. Efek ekonomi dinilai akan terasa secara berlapis.
Pemprov DKI menargetkan momentum hari besar keagamaan menjadi penggerak ekonomi musiman. Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjaga stabilitas aktivitas ekonomi perkotaan.
Di sisi lain, rangkaian perayaan Imlek juga tetap digelar untuk mendukung sektor pariwisata. Kombinasi event budaya dan stimulus ekonomi diharapkan saling menguatkan.
Pemprov DKI memastikan kebijakan insentif akan dikawal agar tepat sasaran. Pengawasan dilakukan agar pusat perbelanjaan benar-benar menerapkan diskon sesuai ketentuan.
Pemprov DKI optimistis rangkaian acara budaya dan pesta diskon tahun ini akan semakin memeriahkan perayaan Imlek sekaligus Idulfitri, serta memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat perayaan dan aktivitas ekonomi nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!