Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Perlu Bantu Bayar Ijazah

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Perlu Bantu Bayar Ijazah Doc: ISTIMEWA
Ket. Sekretaris Komisi E DPRD Jakarta, Jhonny Simanjuntak

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakartadiminta membantu membayar ijazah para siswa yang ditahan sekolah swasta. "Untuk mengambil ijazah memang ada biayanya. Maka, Pemprov harus membayar kepada sekolah swasta," pinta Sekretaris Komisi E DPRD Jakarta,Jhonny Simanjuntak, Rabu (4/10).

Jhonny menuturkan Pemprov harus bergerak cepat dengan memanggil seluruh sekolah yang menahan ijazah. Dia menyayangkan keluarga kurang mampu yang menyekolahkan anakdi sekolah swasta, ternyata setelah lulus, ijazah anaknyaditahan. Ini menghambat orang mencari pekerjaan.

"Untuk anak penjual nasi uduk, anak pengemudiojol atau pegawai rendahan, apalagi korban PHK karena Covid-19, masa negara tidak mau membantu," katanya.

Jhonny menyebutkan sejumlah sekolah yang menahan ijazah, salah satunya berada di Jakarta Utara. Dia mengaku telah menerima laporan ada 165 ijazah yang ditahan.

Padahal, ini sudah menjadi konsekuensi wajib belajar 12 tahun. Dengan begitu, masalah demikian menjadi tanggung jawab pemerintah untuk membantu masyarakat mengambil ijazah agar bisa untuk mencari pekerjaan. Dia berharap Penjabat Gubernur Jakarta, Heru Budi Hartono, mau menuntaskan persoalan tersebut.

"Tanpa ijazah, akhirnya lulusan menjadi pengangguran. Itulah yang dikatakan ini karena kemiskinan struktural. Warga tidak bisa mengakses program Pemprov Jakarta," tuturnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta menelusuri sekolah terkait laporan penahanan ijazah di sekolah swasta karena belum melunasi pembayaran. "Kami sudah mendata. Sekarang dalam proses memverifikasi dan mengecek kebijakannya. Status anak juga dicek kemampuannya. Prosesnya perlu waktu untuk mencari data," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Purwosusilo.

Dinas Pendidikan terus menelusuri lebih dalam alasan sekolah menahan ijazah siswa yang sudah lulus. Menurut Purwosusilo, penahanan ijazah di sekolah swasta kemungkinan disebabkan kondisi ekonomi keluarga karena terdampak pandemi.

Jika ditemukan pelajar yang masih memiliki tunggakan pembayaran sekolah, Disdik akan mengonfirmasi alasan tunggakan, juga perlu dicari jenis tunggakannya. Sebaiknya segera dilunasi, tidak sekadar mengonfirmasi. Sebab yang diperlukan adalah pelunasan agar ijazah dapat diambil, bukan konfirmasi belaka. ν Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.