Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Surabaya 'Rebranding' Kuliner Legendaris Melalui Kompetisi Memasak

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 19:03 WIB | Oleh:
Pemkot Surabaya 'Rebranding' Kuliner Legendaris Melalui Kompetisi Memasak Doc: ANTARA/HO-Pemkot Surabaya
Ket. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau lomba memasak di Surabaya, Rabu (13/8).

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur mempromosikan kuliner tradisional di kota itu lewat kompetisi memasak yang diikuti oleh 35 sentra wisata kuliner (SWK) sebagai upaya rebranding kuliner legendaris.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya Febrina Kusumawati di Kota Surabaya, Rabu (13/8), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Surabaya Great Expo (SGE) 2025 yang digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya.

"SGE ini menjadi panggung bagi inovasi dan menantang para peserta untuk menyajikan produk-produk andalan mereka dengan tema Legend Surabaya. Berbagai hidangan otentik, seperti rujak, tahu campur, dan masakan khas lainnya bersaing untuk memikat lidah juri," katanya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kompetisi ini adalah untuk mencari produk kuliner unggulan yang benar-benar memiliki cita rasa terbaik.

"Jika ada produk yang punya cita rasa sangat bagus menurut juri, kita akan coba rebranding dia. Kita akan petakan (mapping), misalnya, rujak paling enak itu ada di SWK mana, sehingga masyarakat tahu dan tertarik untuk datang," ujar Febri sapaan akrabnya.

Menurutnya, kompetisi ini menjadi momentum emas untuk mempromosikan SWK.

"Ini adalah momentum besar untuk memperkenalkan produk-produk SWK. Kita ingin tunjukkan bahwa kuliner di SWK juga layak dikonsumsi dan bisa bersaing," ujarnya.

Untuk mendukung promosi ini, Febri menyebut bahwa SWK yang sebelumnya sudah memenangkan kompetisi di ajang lain diberikan tempat gratis di area pameran SGE 2025 untuk berjualan.

"Dengan adanya kompetisi ini, Pemkot Surabaya berharap dapat mendorong gairah para pelaku usaha di SWK untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk mereka. Hal ini sejalan dengan visi pemkot untuk menjadikan Surabaya sebagai kota yang tidak hanya hebat dalam inovasi, tetapi juga kuat dalam ekonomi, khususnya di sektor kuliner," katanya.

Upaya Dinkopumdag Surabaya ini mendapat sambutan positif dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Ia menyempatkan diri berkeliling dan mencicipi langsung masakan dari 35 SWK yang berpartisipasi dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas dan cita rasa hidangan yang disajikan.

Apresiasi ini semakin menegaskan bahwa SWK di Surabaya memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi tujuan wisata kuliner yang menarik.

"Rasanya enak semua. Artinya, kualitasnya tidak kalah dengan kuliner di luar sana," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.