Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Palu Memantapkan Sejumlah Inovasi untuk Memperkuat Pengelolaan Lingkungan

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Pemkot Palu Memantapkan Sejumlah Inovasi untuk Memperkuat Pengelolaan Lingkungan Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin berdiskusi dengan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan rombongan saat berkunjung di Kota Palu, Rabu (17/9/2025).

Palu - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah memantapkan sejumlah inovasi untuk memperkuat pengelolaan lingkungan di daerah itu, antara lain berupa pembenahan fisik, penyiapan sumber daya manusia, kerangka regulasi, dan dukungan pembiayaan

Wakil Wali Kota Palu Imelda Lilin Muhidin saat menerima kunjungan Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Erik Teguh Primiantoro di Palu, Rabu, mengatakan penguatan inovasi tersebut, di antaranya pemilahan sampah langsung dari sumber, yaitu rumah tangga dan komunitas, dengan target 50 persen dari total timbunan sampah di daerah setempat.

Selain itu, mengoptimalkan cakupan pelayanan persampahan dengan harapan pengurangan sampah akan terus dilakukan hingga mencapai target 30 persen dan 70 persen penanganan dalam kebijakan dan strategi daerah.

Pemkot Palu menargetkan tahun ini meraih Adipura Kencana sebagai pengakuan nasional atas pengelolaan kebersihan secara berkelanjutan lingkungan perkotaan yang bersih, hijau, teduh, dan berkelanjutan.

"Meraih Adipura Kencana perlu kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat melalui pemilihan dari tingkat rumah tangga," ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palu Moh Arif Lamakarate menjelaskan pihaknya telah menyiapkan sejumlah terobosan dalam penguatan pengelolaan kebersihan, di antaranya pengurangan timbulan sampah melalui pemilahan, pembatasan plastik sekali pakai, dan edukasi masyarakat.

Pihaknya juga membangun kolaborasi dengan pelaku usaha, khususnya di bidang perhotelan, restoran, dan kafe, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama terkait dengan pemilahan dan pemanfaatan sampah di sumber.

"Termasuk inovasi pengelolaan Makanan Bergizi Gratis (MBG) agar ekonomi sirkular berjalan, sekaligus menciptakan green job bagi pemuda,” ucapnya.

Ia mengatakan penguatan bank sampah menjadi salah satu strategi kunci, di mana saat ini hampir 50 bank sampah di Kota Palu sedang digenjot supaya mereka bisa mandiri dan berkembang.

Pihaknya menargetkan bank sampah mampu mengakses pinjaman dari perbankan, setelah sebelumnya mendapat pelatihan penyusunan proposal dan pendampingan langsung dari para pakar.

"Dengan begitu, ekonomi sirkular di sektor persampahan bisa terus berkembang tanpa terlalu bergantung pada APBD,” demikian Arif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.