Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jaktim Kebut Pembangunan Tanki Septik Komunal di Tiga Kelurahan

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Pemkot Jaktim Kebut Pembangunan Tanki Septik Komunal di Tiga Kelurahan Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Wali Kota Jakarta Timur Munjirin meninjau pembangunan tangki septik (septic tank) komunal berbasis teknologi tepat guna di tiga titik lokasi di Jakarta Timur, Kamis (21/8).

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mempercepat pembangunan tangki septik (septic tank) komunal yang dapat dimanfaatkan sebagai penghasil biogas di tiga kelurahan.

"Pembangunan fasilitas ini ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2025. Dengan begitu, pemanfaatan gas hasil olahan kotoran manusia dapat mulai dirasakan warga pada pertengahan September mendatang," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Kamis (21/8).

Pembangunan tangki septik itu merupakan upaya peningkatan layanan sanitasi kepada masyarakat sekaligus mengatasi masalah Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di wilayah Jakarta Timur.

Pembangunan tangki septik komunal biogas pertama itu berlokasi di Rusunami Bidara Cina, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara.

Kemudian, lokasi kedua berada di Jalan H. Said RT 02/RW 01, Kelurahan Rambutan, Ciracas, dan lokasi ketiga di Jalan Delta RT 04/RW 08, Kelurahan Pekayon, Pasar Rebo.

"Dari ketiga itu, terdapat 782 kepala keluarga (KK) yang akan mendapatkan manfaat dari septic tank komunal," ujar Munjirin.

Pembangunan tanki septik tersebut melibatkan kolaborasi pemerintah, swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), serta masyarakat.

Menurut dia, pembangunan itu dapat meningkatkan kebersihan lingkungan dan membantu perekonomian masyarakat karena menghemat biaya pembelian gas.

"Dari warga kita tampung, lalu akan disalurkan kembali ke warga. Manfaatnya, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, juga membantu perekonomian masyarakat karena bisa menghemat biaya pembelian gas," jelas Munjirin.

Lebih lanjut, dia menilai pemanfaatan biogas dari tanki septik komunal itu mampu mengurangi polusi udara yang kerap dihasilkan dari pembuangan konvensional.

Program itu juga mendukung pengembangan energi terbarukan seperti di negara-negara maju.

"Kotoran manusia, seperti yang sudah dimanfaatkan di negara-negara maju, adalah potensi energi yang tidak akan habis dan harus bisa dikelola untuk dimanfaatkan kembali sebagai kehidupan yang higienis," ucap Munjirin.

Masyarakat pun terlihat antusias dan mendukung penuh program pemanfaatan biogas itu.

Kehadiran fasilitas tanki septik komunal berbasis biogas itu diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan energi berkelanjutan bagi warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.