Pemkot Bandung Perkuat Keamanan dan Kenyamanan Saat Masuki Masa Libur Nataru
📅 Senin, 22 Des 2025, 19:20 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan perhatian khusus penataan pada sejumlah titik jalan utama dan kawasan strategis.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan, keamanan, serta menciptakan wajah Kota Bandung yang lebih tertata dan indah bagi warga maupun wisatawan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, penataan tersebut merupakan bagian dari upaya beautification Kota Bandung, sekaligus antisipasi lonjakan wisatawan pada akhir tahun.
“Demi kenyamanan dan kondusivitas menjelang Nataru, kami memberikan perhatian lebih pada titik-titik jalan tertentu sebagai bagian dari upaya beautification Kota Bandung,” ujar Wali Kota Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (22/12).
Wali Kota Farhan menjelaskan terdapat empat hal utama yang menjadi fokus Pemkot Bandung. Pertama, kebersihan lingkungan hidup. Kedua, kondisi dan kualitas infrastruktur jalan. Ketiga, penerangan jalan umum serta pengaturan lalu lintas. Keempat, aspek keindahan kota, seperti taman dan pepohonan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Empat hal ini kami perhatikan secara serius. Mulai dari kebersihan, infrastruktur jalan, penerangan dan pengaturan lalu lintas, sampai keindahan kota seperti taman dan pohon,” ungkap dia.
Namun demikian, Wali Kota Farhan menyatakan, di atas semua itu, faktor keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Mengingat tingginya aktivitas dan kepadatan pada masa libur Nataru, Pemkot Bandung akan menerapkan pengamanan ekstra.
“Paling penting tetap keamanan dan kenyamanan. Karena suasananya ramai sekali, maka akan ada penjagaan khusus, petugas kebersihan tambahan, semuanya ekstra,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wali Kota Farhan juga memaparkan, rata-rata kunjungan wisatawan ke Kota Bandung selama ini mencapai sekitar 700 ribu orang per bulan. Namun, khusus pada dua bulan terakhir tahun ini, jumlah tersebut diperkirakan meningkat signifikan.
“Dalam dua bulan ini, kemungkinan bisa hampir mencapai dua juta kunjungan. Kalau total setahun, jumlah wisatawan lokal dan mancanegara sekitar 8,7 juta orang,” ungkap dia.
Ia memprediksi, pada akhir tahun ini jumlah kunjungan wisatawan per bulan bisa mencapai sekitar satu juta orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, kelihatannya memang naik,” ujar dia.
Untuk mengetahui dampak ekonomi dari peningkatan kunjungan wisatawan tersebut, Pemkot Bandung akan melakukan perhitungan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir Desember.
“Nanti di akhir Desember kami bersama BPS akan menghitung ulang dampak ekonomi dari berbagai event dan dari dibukanya kembali Bandung sebagai destinasi wisata utama di Indonesia,” tutur Wali Kota Farhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!