Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jatim Mulai Terapkan WFH bagi ASN

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 13:11 WIB | Oleh:
Pemprov Jatim Mulai Terapkan WFH bagi ASN Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Rabu (1/4), hari ini, untuk meningkatkan efisiensi energi dan menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

“Kalau WFH berarti di rumah, tidak ada penggunaan bensin untuk aktivitas kerja. Ini yang ingin kita dorong,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Khofifah mengatakan sejak pagi telah menginstruksikan seluruh kepala dinas agar memastikan pelaksanaan WFH tetap terkontrol, termasuk penggunaan listrik dan fasilitas kantor.

Ia menambahkan Inspektorat telah diminta menurunkan tim untuk melakukan pemantauan, sementara Badan Kepegawaian Daerah (BKD) juga mengawasi kedisiplinan ASN selama bekerja dari rumah.

Selain itu, seluruh ASN diwajibkan melakukan presensi digital dan tetap aktif berkomunikasi selama jam kerja agar koordinasi tetap berjalan optimal.

“Kalau WFH berarti di rumah, bukan work from anywhere (WFA), sehingga efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bisa benar-benar tercapai,” ujar Khofifah.

Pemprov Jatim menargetkan kebijakan ini mampu menghemat konsumsi BBM hingga 108 ribu liter per bulan di luar sektor pendidikan, yang tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar secara normal tanpa WFH bagi tenaga pengajar.

Evaluasi efektivitas kebijakan ini akan dilakukan hingga 1 Juni 2026, mencakup pengukuran penghematan BBM, listrik, dan energi lainnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan penerapan WFH didasarkan pada upaya mengurangi konsumsi BBM kendaraan pribadi di tengah dinamika konflik global.

“Kita mendasari pada keinginan dan arahan strategis untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak kendaraan pribadi. Maka dari itu diterapkan fleksibel working arrangements atau work from home, bekerja dari rumah yang mulai hari Rabu,” ujarnya.

Ia menjelaskan penetapan hari Rabu dipilih berdasarkan pertimbangan perilaku mobilitas masyarakat, karena penerapan WFH pada Jumat dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas bepergian.

“Kalau Jumat ada kecenderungan akan meningkatkan keinginan justru untuk bepergian. Sementara strategi yang digunakan banyak negara adalah menekan konsumsi BBM di tengah konflik global yang memengaruhi ketersediaan energi,” katanya.

Meski demikian, Emil menegaskan Pemprov Jatim tetap akan menyesuaikan kebijakan tersebut dengan arahan pemerintah pusat dan masih menunggu kejelasan teknis terkait kemungkinan penyamaan hari pelaksanaan WFH.

Ia memastikan kebijakan WFH bukan hari libur dan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) bertanggung jawab menjaga kinerja serta melakukan pengawasan kehadiran pegawai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.