Pemkab Sumedang Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Rampung Juni 2026
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 13:57 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat (Jabar) menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di lahan seluas 7,2 hektare di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya rampung pada Juni 2026.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Rabu (14/1), mengatakan pembangunan ini menggunakan anggaran Rp234 miliar bersumber dari Kementerian Sosial.
"Sekolah Rakyat Sumedang dibangun dengan anggaran sekitar Rp234 miliar dan ditargetkan rampung pada Juni 2026 mendatang melalui skema percepatan dan akselerasi pembangunan," katanya.
Dirinya mengatakan Sekolah Rakyat diproyeksikan menampung hingga 1.000 anak berasal dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Sumedang.
Pembangunan Sekolah Rakyat Sumedang, kata dia, saat ini sudah memasuki tahap persiapan, meliputi pematangan lahan, pengurukan, dan pekerjaan awal lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat di Ujungjaya tidak hanya berdampak pada sektor pendidikan, akan tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Potensi tenaga kerja usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal diharapkan terlibat dalam pembangunan hingga operasional sekolah, termasuk pengelolaan dapur dan fasilitas pendukung lainnya.
“Ini akan mendekatkan ekonomi ke masyarakat. Tenaga kerja lokal bisa terlibat, UMKM bisa tumbuh, dan dampaknya akan terasa langsung,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kesempatan tersebut, Dony juga menekankan pentingnya identitas lokal dalam pembangunan Sekolah Rakyat.
Oleh karena itu, ia meminta adanya ornamen khas Sumedang yang menjadi pembeda, baik gerbang maupun area strategis lainnya.
“Saya minta ada diferensiasi, ada ciri khas Sumedang. Ornamen budaya Sumedang harus terasa, nanti silakan dirancang oleh ahlinya,” katanya.
Dirinya menilai Sekolah Rakyat ini strategis karena berada di persimpangan Tol Cisumdawu dan Tol Cipali, serta berjarak 8-10 kilometer dari Bandara Kertajati.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!