Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lombok Tengah Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadan

📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 08:35 WIB | Oleh:
Pemkab Lombok Tengah Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Ramadan Doc: antara foto
Ket. Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah dalam gerakan pangan murah jelang Ramadan.

LOMBOK TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar gerakan pangan murah dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga pangan menjelang bulan Ramadan 2026.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau," kata Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah dalam keterangannya di Lombok Tengah, Sabtu (14/2).

Ia mengatakan gerakan ini telah dimulai sejak Jumat (13/2) ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung ketahanan pangan daerah, dengan mengedepankan peran serta masyarakat dalam menciptakan ketersediaan pangan yang mandiri.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan untuk menanam berbagai komoditas pangan. 

"Manfaatkan pekarangan untuk menanam cabe, tomat, terong, dalam mendukung ketahanan pangan pemerintah. Secara mandiri, keluarga dapat menyiapkan bahan kebutuhan yang mudah didapat dan ditanam," ujarnya.

Kegiatan ini juga dipantau melalui platform Zoom oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman, yang turut memberikan perhatian penuh terhadap pelaksanaan gerakan pangan murah ini. Keterlibatan beliau menunjukkan dukungan yang kuat dari pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai sektor terkait guna memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong peningkatan kemandirian pangan keluarga.

Acara di Kantor Camat Praya Tengah ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk desa-desa lainnya di Kabupaten Lombok Tengah dalam menerapkan gerakan serupa.

Diharapkan, gerakan pangan murah ini dapat memberi dampak yang signifikan terhadap stabilitas harga pangan di tingkat masyarakat serta mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat di wilayah ini.

"Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.