Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Dunia Kecam Aksi Anarkis Pendukung Mantan Presiden Brazil Bolsonaro

📅 Senin, 09 Jan 2023, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemimpin Dunia Kecam Aksi Anarkis Pendukung Mantan Presiden Brazil Bolsonaro Doc: ST/Reuters
Ket. Tayangan televisi menunjukkan pengunjuk rasa membobol Mahkamah Agung dan Kongres, meneriakkan slogan-slogan dan menghancurkan perabotan.

JAKARTA - Pendukung mantan Presiden Brazil Jair Bolsonaro pada Minggu (8/1) menyerbu sejumlah gedung Mahkamah Agung, Kongres, dan Istana Kepresidenan negara itu. Para pemimpin dunia bereaksi mengecam aksi tersebut.

Presiden AS Joe Biden dengan geram mengatakan, "Ini keterlaluan." Sementara Menteri Luara Negerinya, Antony Blinken mengutuk serangan itu dan tidak dapat menerima aksi para pendukung Bolsonaro.

"Kami mengutuk serangan terhadap Kepresidenan, Kongres, dan Mahkamah Agung Brasil hari ini. Menggunakan kekerasan untuk menyerang institusi demokrasi selalu tidak dapat diterima. Kami bergabung dengan @lulaoficial dalam mendesak penghentian segera tindakan ini."

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Abrador bahkan menyebut aksi pendudukan di kantor-kantor vital pemerintah Brazil itu sebagai upaya kudeta. Ia mendukung Presiden Brazil terpilih Lula da Silva.

"Upaya kudeta oleh kaum konservatif Brazil yang didorong oleh kepemimpinan kekuatan oligarki, juru bicara, dan fanatik mereka, tercela dan tidak demokratis. Lula tidak sendirian, dia mendapat dukungan dari kekuatan progresif negaranya, Meksiko, benua Amerika dan Dunia," kata Abrador

Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mendukung Presiden terpilih Brazil Lula da Silva. "Keinginan rakyat Brasil dan institusi demokrasi harus dihormati! Presiden @LulaOficial dapat mengandalkan dukungan Prancis yang tak tergoyahkan," katanya.

Dukungan lainnya datang dari Sekretaris Jenderal Organisasi Amerika Luis Almagro. Ia mengatakan, "Kami mengutuk serangan terhadap institusi di Brasilia, yang merupakan tindakan tercela dan serangan langsung terhadap demokrasi. Tindakan ini tidak dapat dimaafkan dan bersifat fasis."

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell juga mengecam tindakan anarkis pendukung Bolsonaro. "Terkejut dengan tindakan kekerasan dan pendudukan ilegal di kawasan pemerintahan Brasilia oleh ekstremis brutal hari ini. Dukungan penuh untuk Lula dan pemerintahannya, Kongres dan Mahkamah Agung Federal. Demokrasi Brasil akan menang atas kekerasan dan ekstremisme," katanya

Presiden Chili Gabriel Boric dan rakyatnya menyatakan dukungan untuk pemerintah dan rakyat Brazil. "Pemerintah Brasil mendapat dukungan penuh kami dalam menghadapi serangan pengecut dan keji terhadap demokrasi ini."

Pemimpin negara Amerika Selatan lainnya, Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan solidaritasnya untuk rakyat dan pemerintahan Brazil.

"Semua solidaritas saya untuk @LulaOficial dan rakyat Brasil. Fasisme telah memutuskan untuk melakukan kudeta ... Sangat mendesak bagi OAS (Organisasi Negara-negara Amerika) untuk bertemu jika ingin terus hidup sebagai sebuah institusi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.