Jalur Darat Tak Bisa Dilewati, Pemerintah Aceh Tempuh Jalur Laut Kirim Bantuan ke Daerah Banjir
📅 Minggu, 30 Nov 2025, 17:45 WIB | Oleh: Opik
Doc: Diskominfo.acehprov.go.id
BANDA ACEH - Pemerintah Aceh menyatakan pada Minggu pagi (30/11) akan mengirimkan bantuan tanggap darurat lewat jalur laut ke kabupaten/kota yang saat ini belum bisa dilewati jalur darat.
"Bantuan yang akan kita kirimkan ini berasal dari BPBA, Dinsos dan bantuan yang ada di Lanud Sultan Iskandar Muda," kata Ketua Tim Penanggulangan Bencana Aceh, M Nasir yang juga Sekda Aceh di Banda Aceh, Sabtu (29/11).
Ia menjelaskan malam ini tim telah memuat bantuan logistik yang akan dikirim dengan menggunakan kapal cepat expres bahari menuju Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa.
Ia mengatakan bantuan logistik tersebut akan bersandar lewat dua pelabuhan yakni di Krueng Geukueh dan Kuala Langsa.
"Artinya kita terus berupaya melakukan penanganan bencana seraya melakukan pendataan secara menyeluruh mencakup semua aspek," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pendataan yang dilakukan tersebut meliputi kebutuhan masyarakat termasuk kerusakan berbagai sarana dan prasarana termasuk rumah.
Selain menyalurkan lewat laut, Pemerintah Aceh bersama dengan TNI ikut menyalurkan bantuan melalui jalur udara untuk mengakses masyarakat yang masih terisolasi.
Ia mengatakan dengan data-data kerusakan, jumlah yang dievakuasi, maka nantinya akan memudahkan konsentrasi di beberapa tempat untuk kemudian mempercepat logistik yang dimiliki.
Sebaiknya Anda baca juga:
Evakuasi Terus Berlanjut
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Aceh menyatakan proses evakuasi masyarakat yang masih terisolasi akibat banjir dan tanah longsor akan berlanjut hingga masyarakat berada di lokasi aman.
“Saat ini kita bersama Basarnas, BNPB, TNI dan Polri telah mengevakuasi 90 persen korban banjir dan mereka seluruhnya berada di tempat aman," kata Ketua Tim Penanggulangan Bencana Aceh, M Nasir di Banda Aceh, Sabtu (29/11) malam.
Pernyataan itu disampaikan kepada awak media terkait perkembangan terkini kondisi banjir yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh.
Ia menjelaskan evakuasi korban banjir yang terisolir di Pidie Jaya telah mencapai 90 persen dan tersisa 10 persen yang akan segera dituntaskan.
Menurut dia evakuasi bersama dengan seluruh tim akan berlanjut ke Kabupaten Aceh Utara dan daerah lainnya yang masih terisolir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!