Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pedagang Hewan Kurban: Daya Beli Masyarakat Menurun, Stok Sengaja Kita Kurangi

📅 Jumat, 06 Jun 2025, 07:20 WIB | Oleh:
Pedagang Hewan Kurban: Daya Beli Masyarakat Menurun, Stok Sengaja Kita Kurangi Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Suasana tempat penampungan hewan kurban (TPnHK) bernama "Lembu Gajah" di Jalan Moh Kahfi 1, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan menjelang Idul Adha, Jakarta, Senin (2/6).

JAKARTA - Pedagang hewan kurban di Jagakarsa, Jakarta Selatan menyebutkan daya beli masyarakat untuk membeli hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 mengalami penurunan.

"Tahun ini sengaja kita kurangi stoknya mengingat daya beli masyarakat belakangan cenderung menurun," kata pedagang hewan kurban, Nur Wahid saat ditemui di Jakarta, Kamis (5/6).

Hingga saat ini, hewan kurban jenis sapi yang telah terjual sebanyak 70 persen dari 90 ekor sapi yang dijualnya.

"Target sampai lebaran itu 90 ekor harus habis," ujarnya.

Namun, hal itu berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang bisa menjual sebanyak 100 ekor sapi.

Adapun per harinya, biasa terjual tiga hingga empat ekor sapi dengan satuannya dijual mulai dari Rp21 juta/ekor (sapi Bali) hingga Rp100 juta (seperti sapi PO). Rata-rata pembeli berasal dari Depok dan Jakarta Selatan.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengutamakan kualitas dan kesehatan sapi yang dijualnya dengan menggandeng Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan.

"Pemeriksaan ini sebagai bahan untuk pembelajaran kita juga, mulai dari mengetahui apa yang kurang seperti kualitas kandang atau pakan," ujarnya.

Dia berharap adanya pemeriksaan itu bisa menyasar ke pedagang lainnya agar pengetahuan mengenai kualitas hewan kurban yang diperjualbelikan.

Sebanyak 6.500 ekor hewan kurban sudah diperiksa kesehatannya oleh Sudin KPKP Jakarta Selatan dalam pada periode 15-28 Mei 2025.

Pemeriksaan yang dilakukan mulai dari kesehatan hewan, umur hewan serta pertumbuhan gigi dan tanduk.

Ribuan hewan itu diperiksa dari 53 lokasi dan sudah dinyatakan sehat, layak kurban dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.