Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PDIP dan Demokrat Akan Terus Lakukan Komunikasi Politik

📅 Senin, 19 Jun 2023, 00:02 WIB | Oleh:
PDIP dan Demokrat Akan Terus Lakukan Komunikasi Politik Doc: KORAN JAKARTA/M FACHRI
Ket. PUAN BERTEMU AHY I Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/6).

JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, mengatakan PDI Perjuangan telah menanti-nantikan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Melalui pertemuan ini, PDI Perjuangan dan Demokrat menyepakati komunikasi politik antara kedua partai tersebut tidak boleh berhenti sampai pertemuan ini.

"Politik itu penuh dengan dinamika, sangat dinamis, jadi untuk bisa mencapai satu titik temu di tengah saja perlu waktu untuk bicara-bicara terus," kata Puan dalam konferensi pers di Plataran Hutan Kota Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (18/6).

Seperti dikutip dari Antara, Puan mengatakan kalau tidak pernah bertemu, tidak pernah bicara, berpotensi menimbulkan miskomunikasi. "Jadi, ini mungkin pertemuan yang pertama. Akan tetapi, insya Allah, bukan pertemuan yang terakhir," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, diungkapkan AHY bahwa politik rekonsiliasi sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh masyarakat. "Untuk bangsa dan negara, politik rekonsiliasi semacam ini sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh masyarakat Indonesia," ujar AHY.

AHY menjelaskan bahwa PDI Perjuangan dan Partai Demokrat merupakan dua partai yang memiliki pengalaman sebagai partai penguasa sekaligus memiliki pengalaman sebagai partai oposisi.

Komunikasi Antarpartai

Ia juga sempat menyinggung terkait dengan komunikasi dan hubungan antarpartai yang belum bisa berjalan sebaik yang diharapkan dalam kurun waktu dua dekade terakhir, tepatnya sejak 2004. "Akan tetapi, hadirnya kami berdua mudah-mudahan juga menjadi oase," kata AHY.

Sementara itu, ahli komunikasi politik Fisipol UGM, Mada Sukmajati, mengatakan pertemuan Puan dan AHY barulah awal yang baik bagi relasi yang sifatnya jangka panjang. Untuk yang sifatnya jangka pendek seperti konsetlasi Pilrpes 2024 pertemuan tadi belum tampak membawa dampak apa-apa.

Mada menjelaskan bersifat relasi jangka panjang sebab keduanya adalah petinggi parpol dan anak dari elite politik nasional yang sangat berpengaruh yakni Megawati dan SBY. Semua tahu, Mega dan SBY memiliki relasi yang kurang baik. Pertemuan tadi telah melunakkan kebekuan relasi yang dibuat kedua orang tua mereka yang kebetulan juga pimpinan parpol.

Pakar Komunikasi Politik, Benny Susetyo mengatakan pertemuan Puan dan AHY bukan cuma membangun citra positif tapi bisa mengubah peta koalisi Pilpres 2024. Pertemuan kemarin telah menunjukkan PDIP bisa mengatasi politik tingkat tinggi, yakni mengatasi politik duniawi yang hanya mengerti teman dan lawan.

Sebaliknya, politik yang dijalankan Puan adalah politik yang mampu memulihkan masa lalu sehingga akhirnya terjadi sebuah cara berpikir yang lawan bisa menjadi teman. Itulah seninya politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.