Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Bersiap Tarik Pasukan Penjaga Perdamaian dari Kongo

📅 Selasa, 19 Des 2023, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Bersiap Tarik Pasukan Penjaga Perdamaian dari Kongo Doc: monusco.unmissions.org
Ket. Pasukan penjaga perdamaian PBB Monusco di Republik Demokratik Kongo.

PBB - Dewan Keamanan PBB pada Selasa (19/12) diperkirakan akan menyetujui permintaan Republik Demokratik Kongo (DRC) untuk an menarik pasukan penjaga perdamaian secara bertahap dari negara itu, mulai akhir bulan ini.

Penarikan ini akan dilakukan meskipun ada kekhawatiran PBB terkait kekerasan yang terjadi di bagian timur negara tersebut.

Kongo yang luas dan miskin akan menggelar pemilihan presiden dan parlemen yang berisiko tinggi pada Rabu (20/12), pemungutan suara yang bertepatan dengan berakhirnya mandat tahunan misi penjaga perdamaian PBB yang dikenal dengan nama Monusco.

Meskipun situasi negeri itu sedang bergejolak, pemerintah Kongo selama berbulan-bulan telah menyerukan agar kebijakan penarikan pasukan penjaga perdamaian PBB "dipercepat" mulai akhir 2023 dan bukan pada akhir 2024. Mereka menganggap pasukan PBB tidak efektif melindungi warga sipil dari kelompok bersenjata dan milisi di Kongo bagian timur selama 30 tahun.

Tudingan tersebut serupa dengan yang dilontarkan negara-negara Afrika lainnya, khususnya Mali, yang menuntut penarikan darurat misi Minusma PBB.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa anggota Dewan, terutama Amerika Serikat, menyatakan keraguannya mengenai apakah pasukan Kongo siap menggantikan Monusco untuk menjamin keamanan penduduk.

Namun, karena misi PBB tidak dapat beroperasi tanpa izin dari negara tuan rumah, DRC ingin memaksa Dewan Keamanan PBB - meskipun pesan yang disampaikan tidak sekuat Mali.

Meskipun Dewan ini memenuhi tuntutan Kongo, Dewan diharapkan akan menggarisbawahi "keprihatinannya terhadap meningkatnya kekerasan" di timur dan "ketegangan antara Rwanda dan Kongo," menurut draf teks yang dilihat oleh AFP.

Jika rancangan resolusi disetujui seperti yang diharapkan pada hari Selasa, Dewan akan memutuskan untuk "memulai penarikan bertahap, bertanggung jawab dan berkelanjutan" misi tersebut, sejalan dengan rencana penarikan yang disepakati pada November antara Kinshasa dan Monusco.

Fase pertama mencakup penarikan pasukan penjaga perdamaian dari provinsi Kivu Selatan pada akhir April 2024, dimulai "sebelum akhir tahun 2023".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.