Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pastikan Distribusi Pangan Berjalan Adil dan Merata, Mentan Tegaskan Negara Tidak Akan Pernah Kalah dengan Mafia Pangan

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 13:38 WIB | Oleh:
Pastikan Distribusi Pangan Berjalan Adil dan Merata, Mentan Tegaskan Negara Tidak Akan Pernah Kalah dengan Mafia Pangan Doc: antara foto
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan negara tidak akan pernah kalah melawan mafia pangan karena pemerintah terus memperkuat pengawasan, menindak tegas pelaku kejahatan, dan memastikan distribusi pangan berjalan adil serta merata.

“Kita akan cek. Tidak boleh negara kalah sama mafia (pangan). Itu tegas," kata Mentan di Jakarta, Rabu (4/6).

Mentan menyampaikan hal itu mengenai adanya keanehan data stok beras di gudang beras Cipinang pada bulan Mei 2025. Dimana, terdapat beras yang keluar hingga mencapai sekitar 11 ribu ton. Angka itu melonjak signifikan bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Data dari Cipinang kita dapatkan ada yang abnormal. Tidak normal. Yang biasanya keluar beras itu 1.000 ton sampai 3.500 ton per hari. Tetapi ada satu hari selama 5 tahun, satu hari keluar 11.000 ton,” ujarnya.

Menurut Mentan hal itu tidak normal, apalagi ada pihak yang menyatakan jika stok beras di Cipinang kurang. Sementara dia mendapat laporan jika standar penyimpanan di gudang itu mencapai 30.000 ton.

“Padahal standarnya adalah 30.000 ton. Sekarang masih ada 46.000 ton setelah dimanipulasi datanya. Harusnya 50.000 ton. Tapi tidak apa-apa, kita akan cek. Tidak boleh negara kalah sama mafia. Itu tegas,” ucap Mentan.

Mengenai hal tersebut, Mentan mengaku telah melakukan koordinasi dengan Mabes Polri untuk mengusut hal tersebut.

“Kami sudah koordinasi dengan Mabes Polri, segera turun. Jangan biarkan konsumen dan produsen itu menjerit. (Jangan) produsen menjerit harga di bawah HPP (Harga Pembelian Pemerintah). Kemudian, konsumen menjerit harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi),” tegasnya.

Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, petani, dan masyarakat, Mentan optimistis negara akan mampu menjaga kedaulatan pangan serta mengalahkan mafia pangan yang merugikan kepentingan nasional.

“Dua-dua kita harus jaga. Jangan biarkan mereka jalan sendirian. Kita harus dampingi. Jangan ada hanya segelintir orang ingin merusak negara kita. Kita harus kolaborasi, negara harus kuat, negara tidak boleh kalah," kata Mentan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.