Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biar Makin Efektif Melindungi Konsumen dan Produk Lokal, VPTI Harus Diperkuat

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 09:40 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Biar Makin Efektif Melindungi Konsumen dan Produk Lokal, VPTI Harus Diperkuat Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Prof. Dr. Drs. H.A.M. Nurdin Halid menegaskan Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI) perlu disempurnakan untuk melindungi konsumen dalam negeri dan memproteksi produk lokal

JAKARTA-Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor (VPTI) perlu disempurnakan untuk melindungi konsumen dalam negeri dan memproteksi produk lokal. Jika VPTI tidak diperkuat maka pasar domestik akan dibanjiri produk impor dengan harga murah dan kualitas rendah.

VPTI merupakan instrumen negara di bawah kendali Kementerian Perdagangan untuk memastikan bahwa barang impor yang masuk ke Indonesia memenuhi standar teknis, keselamatan, dan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid mengatakan, VPTI masih sangat dibutuhkan ke depannya, bahkan relevansinya semakin meningkat. Arus perdagangan global, perdagangan digital, dan e- commerce lintas batas membuat potensi masuknya barang tidak aman atau tidak sesuai standar semakin besar. "Tanpa VPTI, negara akan kehilangan instrumen awal untuk melindungi konsumen dan menjaga kualitas barang yang beredar di pasar domestik,"tegasnya, Kamis (15/1)

Namun demikian ujar dia, VPTI harus terus disempurnakan. Pendekatannya perlu lebih risk-based, terintegrasi secara digital, dan diselaraskan dengan pengawasan pasca-impor. Dengan reformasi tersebut, VPTI tidak menjadi hambatan perdagangan, tetapi instrumen perlindungan yang adaptif dan

relevan dengan perkembangan ekonomi modern.

Keberlanjutan VPTI ke depannya harus dibarengi dengan pengawasan yang ketat dan penegakan hukum yang tegas terhadap surveyor yang lalai atau menyalahgunakan kewenangan. "Jika ditemukan pelanggaran, sanksinya

tidak boleh sekadar administratif, tetapi harus memberi efek jera, termasuk

pencabutan penugasan,"tegasnya

Tanpa pengawasan dan penegakan hukum yang konsisten, VPTI berisiko kehilangan wibawa dan berubah menjadi

formalitas. "Negara tidak boleh ragu menindak pihak yang merusak sistem,

karena kelalaian dalam VPTI pada akhirnya mempertaruhkan keselamatan

konsumen dan kepercayaan publik,"ucap Nurdin.

Sebagai gambaran, dalam perspektif perlindungan konsumen, VPTI berfungsi sebagai first gate agar barang berbahaya, tidak sesuai standar, atau berkualitas rendah tidak beredar di pasar domestik. Dengan demikian, VPTI membantu menjamin hak konsumen atas keamanan, keselamatan, dan informasi yang benarsebagaimana diatur dalam UUD 1945 dan UU Perlindungan Konsumen. Selain itu, dari sisi perdagangan, VPTI berkontribusi menciptakan levelplaying field antara produk impor dan produk dalam negeri.

Kualitas belum merata

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.