Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panen Padi Cirebon Lampaui Target, Kunci Kuat Ketahanan Pangan Nasional

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 19:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panen Padi Cirebon Lampaui Target, Kunci Kuat Ketahanan Pangan Nasional Doc: Antara
Ket. Kondisi lahan pertanian di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (26/9).

Cirebon - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyebut produksi padi dari hasil panen petani di daerahnya telah melampaui target 180 ribu ton pada 2025, dengan realisasi saat ini mencapai 255 ribu ton.

“Jumlah itu per hari ini, atau sudah memasuki akhir September 2025. Kita juga surplus 63 ribu ton,” kata Kepala Distan Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya di Cirebon, Jumat (26/9).

Ia mengatakan keberhasilan panen ini tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat, yang telah menggulirkan berbagai program bagi petani di daerah untuk meningkatkan produktivitas padi.

Menurut Deni, program masa tanam tiga (MT3) di beberapa titik di Cirebon berperan besar dalam peningkatan produksi, karena pola tersebut dapat dijalankan berkat bantuan pupuk, benih, dan pompa irigasi dari pemerintah.

“Dengan adanya MT3, capaian panen bisa meningkat. Pemerintah pusat banyak membantu, termasuk pompa untuk irigasi di Desa Wiyong,” katanya.

Ia menjelaskan Desa Wiyong yang sebelumnya hanya dua kali tanam kini bisa tiga kali. Hal itu sesuai arahan Kementerian Pertanian yang menargetkan petani dapat menanam padi tiga kali setahun.

Petani di desa tersebut, kata dia, sudah menerapkan pola tersebut di lahan sekitar 5 hektare serta cara ini dapat menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Pihaknya pun memastikan pupuk di Kabupaten Cirebon tersedia cukup, karena keluhan terkait kelangkaan pupuk lebih disebabkan kesalahan administrasi pendaftaran petani.

“Pupuk sebenarnya aman. Hanya saja ada petani yang tidak melaporkan rencana tanam ke RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok), sehingga datanya tidak muncul saat distribusi,” katanya.

Ia menjelaskan distribusi pupuk kini lebih sederhana karena petani cukup mendaftar menggunakan KTP dalam RDKK, untuk memperoleh pupuk bersubsidi dengan harga terjangkau.

Distan Cirebon juga mengusulkan rehabilitasi jaringan irigasi pada 2026, untuk memperkuat pasokan air bagi lahan pertanian.

Selain itu, Deni menyebut pada Oktober 2025 akan disalurkan bantuan benih padi unggul bagi petani sebagai penerima manfaat untuk masa tanam di tahun 2026.

“Benih sudah kami usulkan dan siap disalurkan agar petani langsung bisa menanam pada musim tanam berikutnya,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.