Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pameran Kaligrafi Jadi Wahana Apresiasi Kebudayaan Tiongkok

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 09:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pameran Kaligrafi Jadi Wahana Apresiasi Kebudayaan Tiongkok Doc: ANTARA/Nabil Ihsan
Ket. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sylviana Murni menyampaikan sambutannya dalam pembukaan pameran kaligrafi Tiongkok "The Fourth OCCA Calligraphy and Painting Exhibition" di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

JAKARTA - Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sylviana Murni mengatakan bahwa pameran kaligrafi Tiongkok di Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, merupakan wahana apresiasi kebudayaan Tiongkok bagi masyarakat Indonesia dan interaksi budaya antara kedua negara.

"Kedua negara ini saling menghargai dan menghormati, dan untuk kita di Indonesia khususnya sangat menghargai hasil karya kaligrafi," kata Sylviana setelah pembukaan pameran "The Fourth OCCA Calligraphy and Painting Exhibition" di Jakarta, Jumat (20/10).

Ia mengatakan, pameran yang digelar Overseas Chinese Calligraphers Association (OCCA) dan Confucius Institute Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) tersebut menampilkan kaligrafi aksara Tiongkok yang berbeda dari kaligrafi Arab yang biasa ditemui masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat Muslim.

"Artinya, kita harus terus saling belajar, karena itulah yang membuat pikiran kita jadi terbuka," kata dia.

Hubungan baik yang saat ini terjalin antara Indonesia dan Tiongkok harus dimanfaatkan dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang memajukan kedua negara. Indonesia pun bisa maju dari aspek sosial, budaya, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya melalui hubungan baik tersebut, ucapnya.

Sylviana juga berharap akan ada pameran seni di mana kaligrafi Tiongkok dan Arab dipamerkan berdampingan, karena kebudayaan melampaui batasan suku bangsa dan agama dan disatukan oleh kemanusiaan.

"Kalau bisa digabungkan antara kaligrafi Islami dengan kaligrafi Tiongkok, wah pasti cantik sekali," ujar dia.

Pameran kaligrafi Tiongkok digelar oleh Confucius Institute UAI dan OCCA di Perpustakaan Nasional Indonesia, Jakarta, pada 20-22 Oktober 2023. Pameran tersebut digelar untuk merayakan 10 tahun terjalinnya kemitraan strategis komprehensif antara Indonesia dan Tiongkok.

Pameran tersebut menampilkan hampir 400 kaligrafi dan lukisan Tiongkok buatan seniman Tionghoa yang berasal dari 40 negara di seluruh dunia, seperti Indonesia, Tiongkok, Malaysia, dan Amerika Serikat.

Selain Sylviana, pembukaan pameran tersebut turut dihadiri Kuasa Usaha Kedutaan Besar Tiongkok Zhou Kan, Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Hayono Isman, serta tokoh Tionghoa dan Ketua Pengurus Besar Persatuan Liong & Barongsai Seluruh Indonesia (PB-PLBSI) Nurdin Purnomo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.