Pameran Foto Jurnalistik SANTRI: Bukti Kontribusi Pesantren bagi Bangsa
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 15:55 WIB | Oleh: Sujar
Doc: Antarafoto
Rembang -- Pameran Foto Jurnalistik SANTRI V.2 yang digelar di Lasem, Kabupaten Rembang, dinilai sebagai ruang ekspresi untuk menampilkan aktivitas dan kontribusi pesantren serta para santri dalam kehidupan berbangsa.
"Pameran foto santri ini memiliki makna penting. Tujuannya ialah menyiarkan, memberitakan, sekaligus menyuarakan kontribusi para santri bagi bangsa ini. Pameran ini menjadi bukti autentik atas segala bentuk khidmat santri kepada masyarakat," kata Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem sekaligus Rektor STAI Al Hidayat Kiai Haji Sholahudin Fatawi atau Gus Din di Rembang, Sabtu.
Ia menyebut pameran ini sebagai bentuk penyiaran dan dokumentasi autentik atas khidmat santri kepada masyarakat dan negara.
"Pameran foto santri ini memiliki makna penting. Tujuannya ialah menyiarkan, memberitakan, sekaligus menyuarakan kontribusi para santri bagi bangsa ini. Pameran ini menjadi bukti autentik atas segala bentuk khidmat santri kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menegaskan, pesantren telah memberikan kontribusi luar biasa dalam memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pesantren, menurutnya, senantiasa memikirkan dan merencanakan cara memperkokoh keberagaman demi tercapainya kehidupan yang maju dan makmur, dengan persatuan dalam perbedaan sebagai modal utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkesinambungan dan dengan skala yang lebih luas. Harapannya, semakin banyak arsip dan dokumentasi yang dihimpun, sehingga masyarakat dapat melihat secara nyata peran santri dan pesantren," lanjutnya.
Gus Din yang juga Takmir Masjid Jami' Lasem sekaligus Ketua PCNU Lasem menambahkan, foto-foto yang ditampilkan merupakan representasi kesederhanaan pesantren dan santri yang justru melahirkan kontribusi besar bagi bangsa. Dari lingkungan sederhana itulah lahir harapan-harapan besar untuk kesejahteraan bersama.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang Mutaqin menyambut baik penyelenggaraan pameran ini. Dengan dipilihnya Lasem sebagai lokasi pameran akan memberi dampak positif bagi kunjungan wisata dan pengenalan Lasem sebagai destinasi budaya dan religi.
Senada, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Rembang Achmad Sholchan menegaskan bahwa foto-foto dalam pameran ini juga merupakan bagian penting dari arsip bangsa. “Arsip menunjukkan bahwa santri memiliki peranan penting yang tak tergantikan dalam sejarah Indonesia,” katanya.
Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah Mohammad Faizin yang mewakili Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut kehidupan santri selalu menarik perhatian publik.
"Santri punya disiplin tinggi dan sejak dulu menjadi garda terdepan perjuangan bangsa," ujarnya.
Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Jateng memberikan perhatian serius terhadap pondok pesantren dengan hadirnya Pergub No. 17/2025 sebagai turunan dari Perda Nomor 10 Tahun 2025 untuk memperkuat peran pesantren dalam masyarakat.
Pengasuh Pondok Pesantren Kauman Rembang KH Muhammad Zaim Ahmad Ma'soem mengingatkan pentingnya menjaga tradisi pesantren tanpa menolak modernisasi.
"Modernisasi adalah sesuatu yang pasti, bukan hanya urusan kekinian tetapi juga masa depan," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!