Orang Tua Cristiano Tarigan Sampaikan Permintaan Maaf dan Klarifikasi Pengurusan Jenazah Argo
📅 Minggu, 01 Jun 2025, 20:25 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Screenshoot Youtube
YOGYAKARTA — Setia Budi Tarigan, ayah dari Cristiano Tarigan, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas musibah kecelakaan yang menewaskan Argo, mahasiswa Fakultas Hukum UGM angkatan 2024. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui sebuah pernyataan video yang dirilis pada Minggu (1/6), di tengah proses hukum yang kini sedang berjalan di Polresta Sleman.
“Saya, Setia Budi Tarigan, orang tua dari Cristiano Tarigan, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas musibah kecelakaan yang menyebabkan wafatnya Ananda Argo. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami menyampaikan duka cita kepada Ibu Melina dan keluarga,” ujar Tarigan.
Dalam penjelasannya, Tarigan mengaku langsung berangkat ke Yogyakarta setelah menerima kabar kecelakaan dari putranya pada Sabtu pagi, 24 Mei 2025. Setibanya di Yogyakarta, ia langsung menuju Polresta Sleman untuk menemui Cristiano, kemudian ke RS Bhayangkara untuk memberikan penghormatan kepada jenazah almarhum.
Melalui perantara, Tarigan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada ibunda Argo, Ibu Melina, dan meminta izin untuk membantu mengurus pemulangan jenazah ke rumah duka di Cilodong, Depok. Ia juga menyatakan telah mengirim perwakilan keluarga untuk mendampingi proses pemakaman.
“Kami tidak pernah mengharapkan kejadian ini terjadi. Saya dan istri saya, atas nama Kristiano Tarigan, memohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini,” tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tarigan juga membantah sejumlah kabar yang beredar di media sosial, termasuk tuduhan bahwa keluarganya telah melakukan pembayaran tertentu kepada pihak korban. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini belum pernah ada pembicaraan terkait hal tersebut, selain soal pengurusan jenazah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa putranya tetap berada di lokasi kejadian hingga aparat kepolisian tiba, dan hasil pemeriksaan menunjukkan Kristiano tidak berada dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan saat mengemudi. Ia memastikan keluarga akan menjalani proses hukum secara terbuka dan tanpa pengacara.
“Kami mendukung penegakan hukum yang transparan dan berkeadilan. Semua ini murni musibah yang menjadi tanggung jawab keluarga kami,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga kini, Cristiano Tarigan telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polresta Sleman. Pihak keluarga korban belum memberikan tanggapan resmi terkait permintaan maaf tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!