Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Optimalkan Serapan Hasil Petani

📅 Senin, 08 Jan 2024, 08:57 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Optimalkan Serapan Hasil Petani Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah menegaskan pemenuhan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dari produksi dalam negeri terus didorong melalui optimalisasi serapan hasil produksi petani pada musim panen mendatang.

Hal ini ditegaskan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas/ NFA), Arief Prasetyo Adi, dalam diskusi ketahanan pangan, Sabtu (6/1), di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, dikutip dari keterangan resmi Bapanas.

"Sebetulnya yang paling penting adalah adanya kepastian offtake hasil produksi petani dan peternak kita, sehingga sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, silakan sedulur petani dan peternak berproduksi. Nanti BUMN pangan ditugaskan untuk menyerap dengan fungsinya sebagai standby buyer," ujar Arief.

Arief meminta Perum Bulog dan BUMN pangan untuk bersiap menyerap hasil produksi petani dengan harga yang baik. "Nanti jika sudah waktunya, Perum Bulog bersinergi dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan koperasi untuk menyerap hasil produksi petani," kata Arief.

Untuk penyerapan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menetapkan plafon pinjaman yang dapat diberikan subsidi bunga dengan skema penjaminan dari pemerintah. Pinjaman hingga 28,7 triliun rupiah adalah yang dapat diberikan subsidi bunga oleh pemerintah kepada BUMN Pangan, yaitu Perum Bulog dan ID FOOD.

Penjabat (Pj) Bupati Tulang Bawang Barat, Muhammad Firsada, mengungkapkan dengan adanya komitmen pemerintah dalam menyerap hasil petani tersebut, gairah petani untuk terus berproduksi ke depan semakin baik.

Sementara itu, Susanto, salah seorang petani di Tulang Bawang Barat berharap agar fasilitas pascapanen dapat terbangun di wilayahnya, sehingga hasil panen yang dihasilkannya dapat terserap dengan baik.

Selaras dengan dorongan penyerapan produksi dalam negeri tersebut, Kepala NFA, Arief Prasetyo, menekankan tugas dan fungsi NFA sebagai institusi pemerintah di sektor pangan, harus memastikan stabilitas pangan tetap terjaga dengan adanya stok yang secured dan memadai.

"Tentunya Badan Pangan Nasional ditugaskan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, bahwa apa pun kondisinya kita semua harus punya stok pangan strategis yang kuat, khususnya yang diamanatkan dalam Perpres (Peraturan Presiden) 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan CPP, yaitu beras, jagung, kedelai, daging ruminansia, ayam, telur, gula konsumsi. Untuk itu, perumusan kalkulasi tentang berapa produksi akhir tahun, kemudian proyeksi produksi, dan konsumsi itu benar-benar dihitung bersama KL (kementerian lembaga) terkait," bebernya.

Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, meminta pemerintah mengutamakan serapan produksi lokal, sebab impor hanya menguntungkan rent seeker atau pemburu rente yang mengambil banyak keuntungan dari impor pangan.

Antisipasi Defisit

Untuk komoditas beras, selain berharap pada optimalisasi penyerapan beras pada semester I-2024, pemerintah juga masih akan melanjutkan kebijakan importasi demi menjaga keseimbangan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Arief menegaskan kebijakan tersebut merupakan keputusan pemerintah untuk mengantisipasi defisit neraca bulanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

29 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.