Obat-obatan Jadi Kebutuhan Paling Mendesak Pengungsi Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
📅 Minggu, 05 Mar 2023, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antarafoto
JAKARTA - Pengungsi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, yang ditampung di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) saat ini paling mendesak membutuhkan bantuan obat-obatan. Untuk bantuan makanan masih akan cukup untuk beberapa hari mendatang.
"Kami bisa katakan bantuan makanan saat ini cukup ya, cukup untuk korban pengungsi sampai empat hari ke depan," kata Ketua PMI Jakarta Utara Rijal di Jakarta Utara, Minggu (5/3).
Rijal mengatakan, saat ini bantuan yang sangat dibutuhkan adalah obat-obatan. "Terutama obat-obatan untuk penyakit yang spesifik dalam bentuk antibiotik maupun antihistamin," katanya.
Terkait pemulihan trauma, khususnya kepada anak-anak korban kebakaran, PMI menjalankannya di lokasi pengungsian setiap hari ketika waktu kondusif. Seperti pada Sabtu (4/3), dilakukan selepas makan siang sekitar pukul 13.20 WIB.
Rijal menilai pemulihan trauma itu penting, khususnya bagi anak-anak. "Karena anak-anak masih memiliki memori yang bersih maka mereka dapat terus mengenang kejadian buruk yang menimpanya hingga dewasa," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemulihan trauma dilaksanakan instruktur dengan mengajak anak-anak berkumpul dan bermain bersama secara interaktif. Instruktur pemulihan trauma turut berbaur bersama mereka.
Meskipun hadiahnya tak seberapa, kegiatan itu dinilai cukup efektif. "Kalau kami, kebetulan ada beberapa dari sahabat PMI yang membantu dan mengajak anak-anak untuk main bersama," katanya.
Instruktur mengajak anak-anak untuk berjoget bersama dan main tebak-tebakan yang ada hadiahnya. "Tadi ada joget-joget atau main tebak-tebakan, nanti dapat hadiah yang akan menyembuhkan trauma mereka," kata Rijal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para pengungsi di Markas PMI Jakarta Utara sudah mendapat alas tidur berupa velbed sebanyak 100 unit. Pihaknya juga mendapat bantuan makanan untuk pengungsi dari legislator muda Dimaz Soesatyo (33) pada Sabtu (4/3) malam.
Tentu, kata Rijal, bantuan-bantuan tersebut amat dibutuhkan warga dan siap diolah PMI Jakarta Utara untuk disalurkan kepada para pengungsi di pengungsian Markas PMI di Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.
PMI memastikan seluruh bantuan disalurkan langsung kepada pengungsi korban kebakaran yang ada di markas organisasi tersebut.
Bantuan berupa paket makanan dan lainnya juga terus diterima di pengungsian di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Rawa Badak Selatan (RPTRA Rasela).
???????RPTRA Rasela mendapat bantuan, mulai dari makanan, obat-obatan, hingga popok bayi korban kebakaran yang mengungsi sejak kebakaran pada Jumat (3/3) malam.
"Alhamdulillah sejauh ini bantuan kita melimpah, tercukupi. Semoga bisa memenuhi sampai waktunya nanti," ujar Pengelola RPTRA Rasela Febri Anna.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!