Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Ngegas' dari Awal Tahun, Pertamina EP Pangkalan Susu Field Lakukan Pengeboran Sumur Baru

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 12:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
'Ngegas' dari Awal Tahun, Pertamina EP Pangkalan Susu Field Lakukan Pengeboran Sumur Baru Doc: istimewa
Ket. PT. Pertamina EP Pangkalan Susu Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 akan melakukan pengeboran sumur baru pada Februari 2026. Pengeboran sumur PPT A1 di Hamparan Perak, Deliserdang ini akan memberikan dampak peningkatan produksi minyak dan gas

JAKARTA- PT. Pertamina EP Pangkalan Susu Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 mengawali tahun 2026 dengan melakukan pengeboran sumur baru di wilayah kerjanya. Kegiatan eksploitasi sumber minyak dan gas (Migas) ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi di masa mendatang. 

Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto mengatakan, pada Februari 2026 akan dilakukan pengeboran sumur PPT-A1 di Desa Hamparan Perak, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Selanjutnya, pengeboran akan dilakukan pada sumur PPT-B1 dan PPT-OS yang saat ini sedang proses pembebasan lahan. 

"Untuk sumur baru PPT A1 sudah siap, rencananya dilakukan pengeboran pada Februari 2026 ini. Saya optimistis pengeboran sumur baru akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi minyak di Pangkalan Susu Field," ujarnya, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan, tantangan utama dalam mengelola lapangan migas tua adalah mengatasi penurunan alami produksi minyak (natural decline). Karena itu, Pertamina EP Pangkalan Susu Field aktif melakukan well intervention pada beberapa sumur. Dan, rutin melakukan perawatan sumur guna menjaga produksi tetap memenuhi target. 

Tidak hanya itu, Pertamina EP Pangkalan Susu Field juga melakukan pengeboran sumur baru secara agresif. Pada 2025, sudah berhasil melakukan pengeboran tiga sumur baru yakni SEC-16, PPJ-67 dan PPJ-68. 

"Pengeboran sumur baru ini tentu saja menambah produksi minyak mentah. Seperti produksi PPJ-67 sekitar 160 BOPD dan PPJ-68 sekitar 384 BOPD. Pencapaian produksi pada Oktober 2025 yakni 587 BOPD dan 2.955 MMSCFD untuk gas," katanya. 

Lebih lanjut ia bilang, kehadiran tiga sumur baru di struktur Pantai Pakam Timur, Kabupaten Deliserdang yakni PPT-A1, PPT-B1 dan PPTS-OS bisa berdampak peningkatan produksi PEP Pangkalan. Baginya, dukungan dari seluruh pihak mulai dari pemerintah dan masyarakat lokal sangat penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pengeboran.  

"Kami berharap rencana pengeboran sumur baru ini dapat memberikan hasil optimal untuk mendukung ketahanan energi nasional," ungkapnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.