Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

NASA dan Boeing Tangani Masalah Teknis untuk Misi Awak Pertama Starliner

Foto : Istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

Boeing bersama NASA berhasil mengatasi dua masalah teknis pada pesawat ruang angkasa Starliner milik perusahaan tersebut, termasuk "kerentanan desain" yang membutuhkan solusi sementara, untuk mengembalikan kapsul tersebut ke jalur yang tepat untuk misi pertamanya yang membawa dua astronot ke ruang angkasa.

Misi awak Starliner, sebuah uji coba berisiko tinggi yang sekarang direncanakan pada 1 Juni, tergelincir awal bulan ini karena kebocoran helium kecil yang terdeteksi dalam sistem propulsi beberapa jam sebelum pesawat tersebut lepas landas dari Florida. Lebih dari dua minggu pemeriksaan ekstra menemukan bahwa kebocoran tersebut tidak menimbulkan risiko besar bagi para astronot.

"Ini benar-benar bukan masalah keselamatan penerbangan bagi kami sendiri, dan kami percaya bahwa kami memiliki kondisi yang dapat kami tangani dengan baik," kata bos Starliner Boeing, Mark Nappi, dikutip dari Reuters, Selasa (28/5).

Penerbangan awak pertama Starliner yang telah lama tertunda, dengan astronot NASA Suni Williams dan Butch Wilmore di dalamnya, merupakan misi uji coba terakhir sebelum NASA dapat mengesahkan pesawat ruang angkasa tersebut untuk perjalanan astronot rutin dari dan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Ini akan menjadi kapsul awak AS kedua setelah Crew Dragon milik SpaceX, yang mulai menerbangkan manusia pada tahun 2020.

Penyelidikan Boeing dan NASA terhadap kebocoran helium membuat para insinyur menemukan masalah tambahan dalam sistem propulsi Starliner yang disebut oleh kepala kru komersial NASA, Steve Stich, sebagai "kerentanan desain."
Halaman Selanjutnya....


Editor : Fiter Bagus
Penulis : Rivaldi Dani Rahmadi

Komentar

Komentar
()

Top