Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meski Turun 0,08 Persen, Penduduk Miskin di Bali Masih Capai 173 Ribu Jiwa per Maret 2025

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 13:57 WIB | Oleh:
Meski Turun 0,08 Persen, Penduduk Miskin di Bali Masih Capai 173 Ribu Jiwa per Maret 2025 Doc: antara foto
Ket. Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan memaparkan data penduduk miskin Bali.

Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan, mengatakan meskipun artinya 3,72 persen penduduk Bali masuk kategori miskin, angka ini sudah tergolong turun.

“Jumlah penduduk miskin di Bali sebanyak 173,24 ribu orang, angka ini mengalami penurunan 2,97 ribu orang jika dibanding September 2024 yang saat itu tercatat 176,21 ribu orang,” kata dia di Denpasar, Jumat (25/7).

“Penghitungan kami, Maret 2025 tingkat kemiskinan Bali mencapai 3,72 persen, persentase penduduk miskin yang 3,72 persen ini tercatat turun 0,08 persen poin karena sebelumnya (September 2024) kemiskinan Bali 3,8 persen,” katanya lagi.

Kepala BPS Bali menjelaskan 173 ribu penduduk tersebut dikatakan miskin, sebab belum mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.

Adapun garis kemiskinan di Bali Maret 2025 Rp607.842 per kapita per bulan atau Rp2.972.372 per rumah tangga dengan rata-rata anggota 5 orang.

“Jadi 173 ribu orang berarti dia belum mampu memenuhi kebutuhan dasarnya, itu kan diukur dari sisi ekonomi berupa uang, kalau dari pengeluarannya berarti 173 ribu penduduk itu pengeluarannya di bawah Rp607.842,” ujar Agus Gede.

BPS Bali mengambil jumlah pengeluaran penduduk ini sebagai proxy pendapatan, dengan asumsi jumlah pengeluaran seseorang akan sebanding dengan pendapatannya.

Lebih jauh, data statistik menyebut penyumbang dominan kemiskinan di Pulau Dewata adalah kelompok makanan dengan 68,98 persen terdiri dari beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, telur ayam ras, dan kue basah.

Sementara 31,02 persennya adalah bukan makanan seperti perumahan, bensin, upacara agama, listrik, dan pendidikan.

Dari jumlah 173 ribu lebih penduduk miskin ini, BPS Bali menemukan lebih banyak mereka berada di pedesaan daripada perkotaan, namun tahun ini ada penurunan 0,14 persen di pedesaan.

“Maret 2025 penurunannya lebih besar di pedesaan, tren sebelumnya itu penurunannya lebih cepat di perkotaan karena ekonomi Bali dominan digerakkan sektor jasa dan sektor jasa adanya di perkotaan sementara di desa pertanian,” kata Agus Gede.

Meskipun masih ada kemiskinan di Bali, Provinsi Bali mencatat persentase kemiskinan terendah di Indonesia, bahkan jauh di bawah rata-rata nasional yang sebesar 8,47 persen.

“Kalau kita lihat kondisi Bali dibanding provinsi lain di Indonesia maka Bali patut berbangga, kaitan dengan pembangunan keseluruhan sudah inklusif, kue ekonomi atau pertumbuhan triwulan I capai 5,52 persen diiringi turunnya angka kemiskinan jadi dinikmati sebagian besar penduduk miskin,” ujar Agus Gede.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.