Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mensos Targetkan 97 Gedung Sekolah Rakyat Beroperasi 2026 untuk Akses Pendidikan Anak Miskin

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Targetkan 97 Gedung Sekolah Rakyat Beroperasi 2026 untuk Akses Pendidikan Anak Miskin Doc: Antara
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat meninjau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah Kedung Cowek Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/5).

Surabaya - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menargetkan 97 gedung permanen Sekolah Rakyat di berbagai daerah mulai beroperasi pada Juli 2026 untuk memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin dan rentan di seluruh Indonesia.

“Di 97 titik sekarang ini sedang dikerjakan pembangunan gedung sekolah rakyat oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kedung Cowek, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/5).  

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menjelaskan, dari puluhan titik pembangunan tersebut sebanyak 67 lokasi ditargetkan selesai tepat waktu, sedangkan sisanya tetap dapat difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar.

Menurut dia, gedung permanen Sekolah Rakyat dirancang menampung sekitar 1.000 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Fasilitas yang disiapkan meliputi asrama, perpustakaan, laboratorium, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga sarana kegiatan ekstrakurikuler.

“Gedung ini nanti bisa menampung 1.000 siswa SD, SMP dan SMA dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan, kemudian asrama laboratorium ya, UKS, dan juga fasilitas-fasilitas ekstrakurikuler lainnya,” ujarnya.

Gus Ipul mengatakan Program Sekolah Rakyat merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu anak-anak dari keluarga tidak mampu, termasuk yang putus sekolah maupun berpotensi putus sekolah.

Ia menegaskan program tersebut tidak membuka pendaftaran umum, melainkan menggunakan sistem penjangkauan langsung terhadap calon siswa prioritas.

“Sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran kita menjangkau,” kata Gus Ipul. 

Menurut dia, pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu gedung permanen Sekolah Rakyat sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan nasional.

“Kalau katakanlah ada 500 saja gedung permanen Sekolah Rakyat, maka kapasitasnya sudah lebih dari 500.000 siswa. Ini adalah bagian dari pengentasan kemiskinan,” katanya.

Ia menambahkan Pemerintah Kota Surabaya dinilai berhasil mendukung percepatan pembangunan dengan menyediakan lahan yang memenuhi persyaratan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.