Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mensos: Sekolah Rakyat Juga Jangkau Anak Komunitas Adat Terpencil

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 20:40 WIB | Oleh:
Mensos: Sekolah Rakyat Juga Jangkau Anak Komunitas Adat Terpencil Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan seusai membuka retret tahap kedua Kepala Sekolah Rakyat di Gedung Pusdiklat Kesos Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (2/7).

JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan program Sekolah Rakyat tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem di perkotaan, tetapi juga dirancang untuk menjangkau anak-anak dari komunitas adat terpencil (KAT).

“Ya, seperti Suku Anak Dalam di Jambi atau daerah lainnya. Insya Allah itu sudah masuk dalam agenda,” kata Saifullah setelah membuka retret tahap kedua Kepala Sekolah Rakyat di Gedung Pusdiklat Kesos Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (2/7).

Saifullah menjelaskan tahap pertama Sekolah Rakyat masih difokuskan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kelompok DSIL 1 dan DSIL 2 sebagai kategori termiskin.

Namun demikian, kata dia, pemerintah telah menemukan potensi dan keinginan di beberapa daerah untuk mendirikan Sekolah Rakyat yang mengakomodasi kearifan lokal khusus bagi komunitas adat terpencil.

“Ini salah satu bentuk afirmasi agar pendidikan bisa menjangkau lebih luas, termasuk anak-anak dari KAT,” ujarnya.

Saifullah menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat disiapkan sebagai kebijakan afirmatif untuk memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis, lengkap dengan asrama, makan, dan pembinaan karakter.

“Target utamanya tetap anak-anak yang paling membutuhkan, tapi kita juga membuka peluang bagi wilayah dengan kearifan lokal, agar anak-anak dari komunitas adat terpencil tidak tertinggal,” tuturnya.

Program Sekolah Rakyat tahap pertama sendiri ditargetkan mulai berjalan pada tahun ajaran baru 2025/2026, yakni 14 Juli 2025 dengan pembelajaran berasrama yang sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

53 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.