Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menko IPK: Serangan AS-Israel ke Iran Diharap Tak Berdampak Serius ke Sektor Penerbangan

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 04:19 WIB | Oleh:
Menko IPK: Serangan AS-Israel ke Iran Diharap Tak Berdampak Serius ke  Sektor Penerbangan Doc: ANTARA/Sinta Ambar
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono saat ditemui usai gelaran festival imlek "Harmoni Imlek Nusantara" di Jakarta, Sabtu (28/2) malam.

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran tidak berdampak serius pada sektor penerbangan.

"Kita tetap mengantisipasi. Saya rasa ini sesuatu yang memang harus bisa kita mitigasi, termasuk mudah-mudahan tidak terlalu mengganggu penerbangan," katanya saat ditemui usai puncak perayaan Imlek di Jakarta, Sabtu.

Meskipun demikian, ia yakin maskapai penerbangan dunia bakal memperhitungkan risiko termasuk persoalan keselamatan para penumpang.

"Maskapai-maskapai juga akan menghitung kembali faktor keselamatan nomor satu, karena lintasannya tidak pernah bisa kita prediksi ya, namanya perang apalagi menggunakan misil, rudal jarak jauh," katanya.

Ia pun berharap persoalan geopolitik ini dapat segera berakhir, karena jika tidak, bisa menyebabkan persoalan sekunder yakni tragedi kemanusiaan, keamanan hingga tantangan pada ekonomi dunia termasuk kawasan Asia Tenggara.

"Sekali lagi kita berharap ini bisa segera berakhir ya. Karena memang ini akan mengakibatkan bukan hanya tragedi kemanusiaan, tetapi juga akan menyebabkan berbagai tantangan yang berat di sektor ekonomi, termasuk energi dunia," katanya.

Sebagaimana diketahui, Zionis Israel pada Sabtu (28/2) pagi melancarkan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta beberapa kota lainnya, sehingga melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran.

Serangan AS dan Israel terhadap Iran tersebut merupakan pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB dan merupakan tindakan agresi yang nyata terhadap Republik Islam Iran.

Iran juga memandang tindakan Washington dan Tel Aviv sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun internasional.

Menanggapi agresi tersebut merupakan hak yang sah bagi Iran untuk membalas berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, menurut pernyataan sikap tersebut lebih lanjut.

Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya dalam rangka mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran dengan memberikan respons yang tegas dan kuat terhadap agresi rezim Zionis Israel dan AS, kata pernyataan itu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.